Motor Raib di Tabanan, Ditukar Sepeda Gayung

- Pencurian motor terjadi di Tabanan, pelaku meninggalkan sepeda gayung di lokasi kejadian
- Korban kehilangan motor senilai Rp22 juta, dilaporkan kepada pihak berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut
- Polisi mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan kunci di motor untuk menghindari kejadian serupa
1. Sepeda motor sempat dibawa untuk beli lauk pauk sebelum hilang

Berdasarkan data dari Kepolisian Resort (Polres) Tabanan, pencurian sepeda motor itu terjadi pada Selasa, 1 April lalu sekitar pukul 06.30 Wita. Bermula ketika suami korban bernama I Wayan Miyasa, membawa sepeda motor tersebut ke warung dekat rumah untuk membeli lauk sekitar pukul 06.00 Wita.
Setelah kembali, Miyasa memarkir kendaraan di halaman rumahnya dan sempat menikmati secangkir kopi, sebelum berangkat ke sawah menggunakan motor lain.
Beberapa saat kemudian, anak korban, Ni Kadek Sukmayanti, menyadari bahwa sepeda motor Scoopy yang biasa dia bawa hilang. "Korban mengaku kerugian mencapai Rp22 juta," ujar Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh Taufik Effendi, Kamis (3/4/2025)
2. Sepeda motor diganti dengan sepeda gayung

Upaya pencarian sempat dilakukan korban dengan menghubungi anggota keluarga lainnya. Namun, tidak ada yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut. Korban akhirnya melaporkan kejadian ini kepada Kepala Wilayah (Kawil) Tiying Gading sebelum diteruskan ke Polsek Selemadeg Barat untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Di lokasi tempat hilangnya motor ada sepeda gayung yang diduga milik pelaku," ujar Taufik.
3. Masyarakat diimbau untuk tidak meninggalkan kunci di motor

Taufik melanjutkan modus operandi pencurian diduga terjadi karena situasi rumah yang sepi dan kondisi pintu tidak tertutup. Selain itu, kunci motor yang masih tergantung semakin mempermudah pelaku dalam menjalankan aksinya.
“Dugaan awal, pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik rumah dan kondisi lingkungan yang sepi. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku,” ujar Taufik.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi kunci masih tergantung guna menghindari kejadian serupa.



















