Klungkung, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai menyiapkan langkah penataan sekolah dasar (SD) yang jumlah muridnya terus menurun.
Salah satu opsi yang akan dilakukan adalah penggabungan atau regrouping 14 SD menjadi 7 SD yang tersebar di Kecamatan Nusa Penida dan Banjarangkan.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung, Ketut Sujana, mengatakan rencana tersebut muncul setelah pemerintah melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah dengan jumlah siswa yang relatif sedikit.
Menurutnya, kondisi tersebut berpengaruh terhadap efektivitas penyelenggaraan pendidikan maupun operasional sekolah.
Berdasarkan data Disdikpora Klungkung, terdapat tujuh SD yang masuk dalam rencana penggabungan.
Di Kecamatan Nusa Penida, SD 3 Kutampi direncanakan bergabung ke SD 5 Kutampi. Kemudian SD 2 Tanglad akan disatukan dengan SD 1 Tanglad, SD 2 Sekartaji digabung ke SD 1 Sekartaji, serta SD 6 Ped dilebur ke SD 2 Ped.
Sementara di Kecamatan Banjarangkan, regrouping direncanakan untuk SDN 1 Negari ke SDN 3 Negari, SDN 2 Negari ke SDN 2 Banjarangkan, dan SDN 2 Tihingan ke SDN 3 Tihingan.
"Kami juga antisipasi kebijakan pusat terkait pemberian BOS yang syarat minimal 60 siswa," ungkap Sujana, Selasa (2/6/2026)
