Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Massa Aksi di Bali Tuntut Evaluasi Total MBG dan Kebijakan Bermasalah

Massa Aksi di Bali Tuntut Evaluasi Total MBG dan Kebijakan Bermasalah
Massa aksi depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Senin (22/6/2026) sore. (IDN Times/Yuko Utami)
Intinya Sih
5W1H
  • Sekitar 300 mahasiswa dan warga Bali menggelar aksi di depan DPRD Provinsi Bali menuntut evaluasi kebijakan Pemerintahan Prabowo Subianto.
  • Ketua BEM Unud, I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa, menyoroti perlunya evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Wakil Ketua III DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra, menerima aspirasi massa dan menyatakan dukungan untuk menyuarakan perbaikan kebijakan pusat bersama masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Denpasar, IDN Times - Sekitar 300 orang mahasiswa dan masyarakat Bali melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Senin (22/6/2026) sore.

Massa aksi tiba di depan Gedung DPRD Provinsi Bali pada pukul 15.30 Wita. Mereka membawa spanduk dan poster yang menunjukkan kekecewaan atas kebijakan Pemerintahan Prabowo Subianto.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud, I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa, membuka dialog aksi dengan menjelaskan sederet masalah.

Ngurah Oka mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan evaluasi total.

Pada pukul 16.00 Wita, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali, I Komang Nova Sewi Putra, menerima aspirasi mahasiswa. Ia berpendapat tuntutan perbaikan program yang menjadi tuntutan adalah kebijakan di pusat.

“Kita sama sama, saya mewakili masyarakat, adik-adik mewakili masyarakat. Semua kebijakan Lemerintah Pusat harus kita lihat. Kita di daerah selalu mengikuti, tapi jika ada yang tidak sesuai ayo suarakan bersama,” kata dia.

FAQ Seputar Massa Aksi di Bali Tuntut Evaluasi Total MBG

Apa saja poin evaluasi spesifik atau kritik yang dilayangkan mahasiswa terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG)?

Secara umum, gerakan mahasiswa di berbagai daerah mengkritik aspek anggaran yang dinilai rawan memangkas sektor krusial lain (seperti pendidikan), mekanisme distribusi yang belum merata, standarisasi gizi di tiap daerah, hingga potensi kerentanan korupsi dalam pengadaan logistiknya. (Catatan: Di dalam artikel hanya disebutkan "menuntut evaluasi total" tanpa merinci poin cacat programnya).

Berasal dari universitas atau elemen mana saja massa aksi yang tergabung dalam demonstrasi tersebut?

Selain Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana (BEM Unud) yang dipimpin oleh I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa, aksi ini juga biasanya diikuti oleh aliansi mahasiswa dari universitas lain di Bali serta elemen masyarakat sipil yang tergabung dalam koalisi gerakan rakyat Bali.

Apa tuntutan atau kebijakan bermasalah lain yang dibawa oleh massa aksi selain program MBG?

Berdasarkan pola aksi nasional pada periode ini, isu-isu sektoral hukum dan HAM, komersialisasi pendidikan (UKT), isu lingkungan lokal di Bali, hingga revisi undang-undang yang dinilai tidak berpihak pada rakyat sering kali menjadi poin tuntutan tambahan yang ikut disuarakan.

Bagaimana situasi keamanan dan arus lalu lintas di sekitar Gedung DPRD Bali selama aksi berlangsung?

Aksi berjalan dengan penyampaian aspirasi dan dialog bersama Wakil Ketua III DPRD Bali. Untuk pengamanan, pihak Kepolisian Daerah Bali biasanya melakukan pengawalan ketat serta pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Dr. Ida Bagus Mantra atau kawasan Renon Denpasar guna mengantisipasi kemacetan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
Erick Akbar
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani

Latest News Bali

See More