Setahap demi setahap Ariani dan suaminya memperbaiki mobil Land Cruiser Kayami FJ40 yang sudah menjadi barang rongsokan. Mereka mendapatkan informasi dari kawan-kawan sesama pencinta mobil klasik yang tergabung dalam PPMKI untuk mendapatkan spare part asli. Demi mewujudkan mimpinya, mereka rela merogoh uang hingga ratusan juta rupiah.
"Di sinilah seninya. Ketika mobil yang awalnya rongsokan, kita rakit kembali, mulai dari mesin sampai lekuk-lekuk mobil seperti aslinya," ujar Ariani.
Merakit mobil klasik, kata Ariani, memberikan kepuasan tersendiri. Menurutnya, semua pencinta mobil klasik pasti merasakan hal tersebut. "Bahkan ada yang sampai memesan spare part-nya dari luar negeri agar bisa kembali seperti aslinya," jelasnya.
Meski terkesan mengeluarkan biaya pemeliharaan yang tinggi, kata Ariani, pemeliharaan mobil klasik sebenarnya sama saja dengan mobil modern, hanya saja memang harus lebih telaten.
"Lagipula mobil klasik itu investasi. Sebab tidak ada harga pasar yang dipatok saat menjualnya. Yang membeli itu rela mengeluarkan uang banyak karena nilai seni, usia, dan kecintaan," ujarnya.