Rekomendasi Drone dan Kamera Vlog Pemula di Bali

- Valentinus dari DJI merekomendasikan drone DJI Neo 2 untuk pemula karena ringan, tahan banting, dan dilengkapi pelindung baling-baling yang aman digunakan bahkan oleh anak sekolah dasar.
- Untuk vlog harian, DJI Osmo Pocket 3 disarankan karena bentuknya ringkas dan praktis, sementara aktivitas ekstrem lebih cocok menggunakan DJI Action yang tahan suhu dan benturan.
- DJI menyediakan layanan servis di berbagai wilayah termasuk Bali, namun perbaikan resmi tetap berpusat di Jakarta dengan waktu tunggu sekitar dua minggu hingga satu bulan tergantung kerusakan.
Badung, IDN Times - Apakah kamu ingin memulai karier sebagai pemengaruh atau belajar menggunakan drone, namun kamu bingung perangkat apa yang cocok untuk pemula? Tenang, ada rekomendasi perangkat drone maupun kamera vlog untukmu.
Head of Business Unit DJI (Da-Jiang Innovations), Valentinus, membagikan rekomendasi drone dan kamera vlog untuk pemula di Bali. Kira-kira apa saja produk yang cocok kamu beli untuk merintis karier digital visualmu? Yuk baca selengkapnya di bawah ini.
1. Drone untuk pemula, DJI Neo 2

Valentinus menyarankan drone yang cocok untuk pemula yaitu DJI Neo 2 dengan teknologi light weight atau (ringan) dan tahan banting.
“Tipsnya sangat mudah. Jadi teman-teman gak perlu khawatir kalau dronenya tertabrak. Karena memang kita sudah disediakan juga propeller guard untuk Neo 2 sendiri. Jadi, kalau mau dicoba ditabrakin juga boleh,” ujar Valentinus di DJI Store Beach Walk Bali pada Sabtu (27/6/2026).
Ia menyebutkan, DJI dengan kampanye anak SD bisa menggunakan drone, meminta pemula agar tak khawatir mengoperasikan produk drone DJI, khususnya DJI Neo 2.
2. Kamera vlog pemula dengan DJI Osmo Pocket 3

Sementara itu, bagi pemula yang ingin belajar vlog atau merintis karier di dunia pemengaruh, dapat memulai dengan DJI Osmo Pocket 3. Valentinus menjelaskan, DJI Osmo Pocket 3 adalah kamera saku dengan gimbal yang praktis.
Kamera saku ini cocok untuk pengguna dengan kebutuhan konten daily atau kegiatan vlog sehari-hari.
“Jika pemula ingin konten-konten yang vlog daily itu kita ada Pocket 3. Ini merupakan seri sebelumnya dari Pocket 4 Pro tapi kita masih carry sampai sekarang untuk harganya juga sudah bersahabat,” jelasnya.
Namun, jika vlog khusus ke aktivitas petualangan dengan perubahan suhu drastis, maka disarankan menggunakan DJI Action. L
“Jadi DJI Action ini memang dibuild untuk kondisi ekstrem. Mau jatuh, mau ketabrak, mau di tempat dingin, di tempat panas dia lebih durable. Jadi tergantung kebutuhan,” klaim Valentinus.
3. Perbaikan produk dan waktu tunggunya

Kata Valentinus, DJI memiliki sejumlah lokasi servis atau perbaikan yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Pengguna produk DJI di Bali, dapat mendatangi DJI Store Bali di Beachwalk jika ada kerusakan dan membutuhkan perbaikan.
“Bisa bawa saja ke toko, teman-teman bisa bantu juga untuk dikirimkan ke tempat servis. Jadi kalau misalnya ada barang rusak, segala macam, bisa diskusi juga di toko,” kata dia.
Sedangkan tempat perbaikan resmi DJI di Indonesia masih berpusat di Jakarta, sehingga butuh waktu tunggu untuk pengembalian barang setelah servis. Valentinus menyampaikan, waktu tunggu sekitar 2 minggu sampai 1 bulan, tergantung tingkat kerusakan.
Produk juga akan dicek hingga ke DJI Pusat di Cina. Ia menegaskan agar pengguna produk DJI tidak khawatir dengan waktu tunggu tersebut.
“Tapi teman-teman gak usah khawatir kalau memang perangkat terbukti rusaknya dari DJI-nya, itu pasti akan 100 persen diganti,” imbuhnya.
![[QUIZ] Pilih Mekidung atau Menari, Ini Member no na Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250604/no-na-new-sounds-superstitiousand-falling-in-love-are-out-now-everywhere-stay-tuned-music-video-drops-tomorrow-505165762f52a892b2e35583ac6b3746-9ba20f856ce125a33b6bdd63dadf1e4f.jpg)















