Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kasus TBC di Wilayah Kuta Selatan Tertinggi di Badung
Ilustrasi TBC (www.myupchar.com via Wikimedia.org)

Denpasar, IDN Times – Pengendalian penyakit Tuberculosis (TBC) di wilayah Kabupaten Badung belum begitu optimal. Salah satunya di wilayah Kuta Selatan yang menyumbang angka tertinggi kasus penularan penyakit yang berbahaya tersebut.

Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Pencegahan, dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, I Made Suwadera. Menurutnya, peningkatan kasus ini mulai terdeteksi sejak 2022 lalu, dengan puluhan sampel terduga TBC yang masih menunggu hasil Test Cepat Molekuler (TCM).

1. Sebaran kasus TBC di fasilitas kesehatan di wilayah Kuta Selatan

Ilustrasi TBC (Wikimedia.org/CDC)

Suwadera mengungkap bahwa kasus positif TBC terbanyak justru berada di pusat wisata di Kecamatan Kuta Selatan. Dugaan potensi ini terjadi karena kepadatan, dan keragaman penduduk ditambah dengan luasan wilayahnya.

"Kenapa terbanyak? Karena Kecamatan Kuta Selatan adalah kecamatan di Kabupaten Badung dengan wilayah paling luas, penduduknya paling padat, dan sangat heterogen. Dari berbagai kalangan, suku dan bangsa ada di sana," ujarnya.

Atas kondisi tersebut pihaknya meminta agar tidak dihubungkan dengan kedatangan wisatawan ke wilayah Kuta Selatan. Menurut dia, kasus TBC ini terdeteksi pada penduduk lokal--baik yang ber-KTP Bali maupun non-Bali. dengan rata-rata berusia produktif.

Data terakhir menunjukkan bahwa di Puskesmas Kuta Selatan tercatat 37 kasus positif, 40 kasus positif di Rumah Sakit Bali Jimbaran, 19 kasus di Rumah Sakit Pendidikan Unud Jimbaran, 40 kasus di Rumah Sakit Surya Husada.

2.Peningkatan kasus TBC terekam sejak 2022

ilustrasi TBC atau TB pada anak (msfaccess.org)

Data laporan kasus TBC di Kabupaten Badung pada tahun 2022 sebanyak 1.733 kasus. Pada tahun tersebut kasus kematian akibat TBC mencapai 22 orang.

I Made Suwadera, mengatakan bahwa sebenarnya angka kematian akibat TBC dapat ditekan melalui kedisiplinan penderita dalam mengkonsumsi obat. Tercatat banyak pasien yang sembuh karena disiplin meminum obat. 

“Jumlah kematian memang kecil karena TBC itu bisa disembuhkan dengan obat, dan disiplin dalam minum obat," ungkapnya. 

Dia juga menegaskan bahwa obat bagi penderita TBC bisa didapatkan secara gratis di pusat-pusat kesehatan milik pemerintah. 

3.Ribuan sampel dugaan kasus TBC di Badung masih proses TCM

flickr.com/USAID Kenya and East Africa

Sementara itu pada tahun 2023, Kabupaten Badung mencatat sebanyak 1.322 kasus positif. Keseluruhan kasus tersebut sudah mendapatkan penanganan medis sampai di tingkat desa, dan kelurahan. Diungkapkan Made Suwadera bahwa hingga saat ini kasus terduga TBC di wilayah Badung sangat mencengangkan yakni sebanyak 7.139 kasus yang masih dalam proses TCM.

Pihaknya berharap ribuan kasus dalam proses TCM tersebut bukanlah TBC. “Sebab pada kuartal 3 tahun 2023 sudah ditemukan 544 kasus positif, dan penemuan terduga TBC sebanyak 5.523 kasus. Total kematian tahun 2023 sebanyak 29 kasus. Artinya tingkat fatality rate sangat kecil, tidak sampai 1 persen,” ungkapnya.

 Dari 545 kasus TBC yang ditemukan pada kuartal 3 tahun 2023, ada 136 kasus yang berasal dari Kuta Selatan. Sisanya tersebar di seluruh kecamatan lainnya di Badung.

Editorial Team

Related Article