Denpasar, IDN Times – Pengendalian penyakit Tuberculosis (TBC) di wilayah Kabupaten Badung belum begitu optimal. Salah satunya di wilayah Kuta Selatan yang menyumbang angka tertinggi kasus penularan penyakit yang berbahaya tersebut.
Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Pencegahan, dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, I Made Suwadera. Menurutnya, peningkatan kasus ini mulai terdeteksi sejak 2022 lalu, dengan puluhan sampel terduga TBC yang masih menunggu hasil Test Cepat Molekuler (TCM).
