Jalan Sampalan-Toyapakeh Nusa Penida Direkonstruksi Rp50,6 Miliar

- Pemkab Klungkung mengalokasikan Rp50,68 miliar dari APBD 2026 untuk merekonstruksi jalan Sampalan-Toyapakeh sepanjang 8,8 kilometer di Nusa Penida, yang dikerjakan sejak awal Mei 2026.
- PT Aditya Sinar Pratama mengerjakan pelapisan aspal hotmix guna meningkatkan ketahanan jalan, keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran transportasi bagi warga serta aktivitas ekonomi dan pariwisata.
- Pengguna jalan diminta mematuhi rambu dan berhati-hati selama konstruksi karena lalu lintas dapat terdampak; proyek ini ditargetkan memperkuat konektivitas dan pemerataan akses transportasi di Nusa Penida.
Klungkung, IDN Times - Perbaikan ruas Jalan Sampalan-Toyapakeh di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menelan angggaran sekitar Rp50,6 miliar. Ruas jalan sepanjang 8,8km (kilometer) tersebut, selama ini menjadi akses utama untuk menunjang pariwisata dan aktivitas ekonomi di Nusa Penida.
Proyek perbaikan jalan ini mulai dikerjakan sejak awal Mei 2026. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp50.684.831.307,82 melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2026.
Rekonstruksi tersebut dikerjakan oleh PT Aditya Sinar Pratama. Satu pekerjaan utamanya berupa pelapisan menggunakan aspal hotmix yang diharapkan mampu memberikan daya tahan lebih baik terhadap beban kendaraan maupun kondisi cuaca.
“Perbaikan ruas Sampalan–Toyapakeh ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran arus transportasi masyarakat,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Klungkung, I Made Jati Laksana, Senin (10/8/2026).
1. Jalan Sampalan–Toyapakeh jadi jalur penting di Nusa Penida

Perbaikan jalan di Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa) Jati Laksana mengatakan, pembenahan ruas Sampalan-Toyapakeh menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kualitas infrastruktur jalan daerah. Menurutnya, kondisi jalan yang memadai tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan publik saat bepergian. Infrastruktur tersebut juga berhubungan dengan aktivitas ekonomi dan pergerakan wisatawan di Nusa Penida.
Ia menilai keberadaan jalan yang baik menjadi salah satu faktor pendukung bagi akses qarga sekaligus perkembangan sektor pariwisata di Nusa Penida.
2. Rekonstruksi jalan 8,8km menghabiskan anggaran Rp50,6 miliar

Perbaikan jalan di Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa) Pekerjaan yang berlangsung sepanjang 8,8 kilometer ini menggunakan konstruksi perkerasan aspal hotmix. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung memilih metode tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan.
Dengan nilai kontrak lebih dari Rp50 miliar, proyek ini menjadi bentuk investasi pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar di wilayah kepulauan tersebut.
Selain memperbaiki kondisi permukaan jalan, rekonstruksi diharapkan membuat perjalanan warga menjadi lebih aman dan lancar.
Made Jati mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan warga terhadap akses transportasi yang lebih layak.
“Jalan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan aksesibilitas warga,” ujarnya.
3. Pengguna jalan diminta waspada selama proyek berlangsung

Perbaikan jalan di Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa) Warga yang melintas di ruas Sampalan-Toyapakeh diminta tetap berhati-hati di tengah pelaksanaan proyek. Aktivitas konstruksi dapat memengaruhi kelancaran lalu lintas di sekitar titik pekerjaan.
Made Jati mengimbau pengguna jalan mengikuti rambu-rambu maupun petunjuk yang dipasang di lapangan. Dukungan warga dinilai penting agar proses rekonstruksi dapat berjalan tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Pemkab Klungkung berharap pembenahan jalan tersebut tidak berhenti pada peningkatan kualitas fisik infrastruktur. Dalam jangka panjang, akses yang lebih baik diharapkan ikut mendorong pemerataan pembangunan serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Nusa Penida.
“Melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, kami berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta mampu mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan akses transportasi di berbagai wilayah Kabupaten Klungkung,” kata Made Jati.

![[OPINI] Bali Tidak Boleh Melupakan Peristiwa 65 dan Dampaknya](https://image.idntimes.com/post/20260810/81e11935-35b6-41e2-b910-dc624991a8bd_2b0a20c0-42b2-40ca-96fd-8db472014bf4_watermarked_idntimes-2.jpeg)
![[QUIZ] Uji Pengetahuan Fakta Provinsi Bali Menjelang HUT ke-68](https://image.idntimes.com/post/20250409/natalia-indah-932-1825408f10a29e57b2f8621c6624b34f-8712277261bdc9de4809017efa2923d2.jpg)















