Bertahun-tahun Geser Ember, Ni Wayan Pageh Kini Dapat Bedah Rumah

- Ni Wayan Pageh, pemulung di Denpasar berpenghasilan sekitar Rp500 ribu per bulan, menerima bantuan bedah rumah Rp20 juta untuk hunian 24 meter persegi yang dihuni empat orang.
- Renovasi rumah Wayan Pageh berlangsung 1–31 Agustus 2026; keluarganya tinggal sementara di kos yang difasilitasi Pemkot Denpasar selama pengerjaan.
- Sebanyak 4.184 rumah di Bali menerima bantuan renovasi 2026, mencakup 1.113 unit pedesaan, 2.812 unit pesisir, dan 259 unit perkotaan di Denpasar.
Denpasar, IDN Times - Suasana rumah Ni Wayan Pageh di Jalan Noja Saraswati, Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kota Denpasar ramai didatangi sejumlah pejabat yang menanti kehadiran Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.
Perempuan yang kesehariannya memulung barang bekas tersebut menjadi penerima bantuan bedah rumah BSPS. Rumahnya berukuran 24 meter persegi dihuni oleh 4 orang, direnovasi sejak 1 Agustus 2026 dan ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2026.
"Luar biasa, bersyukur. Saya mengucapkan terima kasih atas kedatangannya. Dari dulu sih kepengennya dapat, tapi kalau belum waktunya. Sekarang ada waktunya, saya terima," ungkapnya.
1. Bantuan bedah rumah yang diterima Rp20 juta

Ilustrasi gerobak pemulung (IDN Times/Ayu Afria) Dalam lokasi tersebut terdapat 5 KK, termasuk keluarga Ni Wayan Pageh. Bantuan ini, diakuinya merupakan bantuan pertama yang ia rasakan. Harapannya untuk mendapatkan bantuan renovasi rumah terkabul, meskipun hanya bantuan atap saja. Ia bersama ketiga anaknya hidup dalam kondisi serba pas-pasan.
Hasilnya memulung sekitar Rp500 ribu per bulan. Penghasilan tersebut ia cukup-cukupkan untuk keseharian keluarga. Pada musim hujan, sekeluarga bahu membahu menggeser ember karena atap yang bocor. Kondisi tersebut berlangsung lama.
Selama renovasi, Wayan Pageh dan keluarganya tinggal di kosan yang difasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar hingga rumahnya siap huni.
"Dilihatlah rumah saya apakah saya layak dapat bantuan. Dapat bantuan Rp20 juta. Untuk bahan Rp17,5 juta, untuk tukang Rp2,5 juta," jelasnya.
2. Masyakarat diminta mengaktifkan budaya gotong royong

Bedah rumah milik warga Kota Denpasar senilai Rp20 juta (IDN Times/Ayu Afria) Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, juga mengunjungi rumah tersebut untuk mengecek langsung bantuan yang diterima masyarakat. Ia juga meminta agar publik turut mengawasi target selesai bantuan bedah rumah. Jika tidak sesuai, ia menyarankan agar melaporkan.
"Kita maksimalkan stimulan, ada gotong royong, ada tenaga, ada barang. Kebudayaan bangsa kita itu kan gotong royong," terangnya.
3. Sebanyak 4.184 unit rumah di Bali mendapatkan bantuan renovasi

Ilustrasi genteng bantuan bedah rumah (IDN Times/Ayu Afria) Sebaran lokasi bedah rumah Tahun Anggaran 2026 sebanyak 1.113 unit di wilayah pedesaan Bali. Sedangkan di wilayah pesisir sebanyak 2.812 unit, dan wilayah perkotaan sebanyak 259 unit.
Bedah rumah wilayah pedesaan tersebar di 4 kabupaten diantaranya 281 unit di Tabanan, 301 unit di Bangli, 281 unit di Badung, dan 250 unit di Gianyar.
Bedah rumah di 4 kabupaten pesisir diantaranya 212 unit di Jembrana, 950 unit di Buleleng, 710 unit di Klungkung, dan 940 unit di Karangasem. Sedangkan di Kota Denpasar sebanyak 259 unit. Total keseluruhan sebanyak 4.184 unit.


![[OPINI] Bali Tidak Boleh Melupakan Peristiwa 65 dan Dampaknya](https://image.idntimes.com/post/20260810/81e11935-35b6-41e2-b910-dc624991a8bd_2b0a20c0-42b2-40ca-96fd-8db472014bf4_watermarked_idntimes-2.jpeg)
![[QUIZ] Uji Pengetahuan Fakta Provinsi Bali Menjelang HUT ke-68](https://image.idntimes.com/post/20250409/natalia-indah-932-1825408f10a29e57b2f8621c6624b34f-8712277261bdc9de4809017efa2923d2.jpg)














