Hari Baik Hindu Bali 11 Agustus 2026, Hindari Potong Rambut

Ada berbagai ramalan hari baik untuk menemani aktivitasmu pada Selasa, 11 Agustus 2026. Ramalan dari Kalender Bali Digital ini diawali dengan kala caplokan yakni hari baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, serta bahan untuk umpan.Â
Ada juga hari gagak anungsang pati yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.
1. Baik membuka lahan pertanian baru

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami) Pepedan merupakan hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.Â
Kala bancaran artinya hari baik untuk membuat senjata, taji, serta pengiris (pisau besar untuk mengiris atau untuk mengadap nira).Â
Kala gacokan adalah hari baik untuk membuat alat-alat yang runcing seperti taji, tombak dan sebagainya. Kala jangkut artinya baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata.
2. Baik belajar menari

Tari Legong dalam pembukaan Pesta Kesenian Bali 2026 di depan Bajra Sandhi, Sabtu (13/6/2026). (IDN Times/Yuko Utami) Kala jengking merupakan hari baik untuk mulai belajar menari, menabuh gamelan, membuat bubu, seser, dan jaring. Namun, tidak baik untuk upacara Manusa Yadnya, menikah, dan upacara potong rambut.Â
Kala katemu adalah hari baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, serta mengadakan pertemuan.Â
Ada juga kala kutila manik yang baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, serta upacara Bhuta Yadnya. Kala luang artinya baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian.Â
3. Tidak baik potong rambut

Ilustrasi potong rambut. IDN Times/ Bramanta Pamungkas Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lain-lain. Termasuk tidak baik melaksanakan upacara Pitra Yadnya seperti, penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya.Â
Kala temah merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu. Panca prawani, purwani, dan purwani dina adalah hari tidak baik dipakai dewasa ayu. Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Kinasihan Amerta, Pratiti: Separsa.







![[OPINI] Bali Tidak Boleh Melupakan Peristiwa 65 dan Dampaknya](https://image.idntimes.com/post/20260810/81e11935-35b6-41e2-b910-dc624991a8bd_2b0a20c0-42b2-40ca-96fd-8db472014bf4_watermarked_idntimes-2.jpeg)
![[QUIZ] Uji Pengetahuan Fakta Provinsi Bali Menjelang HUT ke-68](https://image.idntimes.com/post/20250409/natalia-indah-932-1825408f10a29e57b2f8621c6624b34f-8712277261bdc9de4809017efa2923d2.jpg)








