Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jenazah Mr. X yang Mengapung di Perairan Jembrana Teridentifikasi

IMG-20260112-WA0082.jpg
Proses evakuasi Mr X ditemukan mengapung di perairan Pantai Pengambengan, pada Minggu (11/1/2026) malam. (Dok.Istimewa)
Intinya sih...
  • Tim Satpolairud Polres Jembrana melakukan pencarian di malam gelap dan berhasil menemukan jenazah. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dilarikan ke RSUD Negara.
  • Jenazah berjenis kelamin laki-laki tanpa dokumen identitas. Meski ada yang mengaku keluarga, polisi masih menunggu data ante-mortem untuk penyerahan resmi.
  • Jenazah berhasil diidentifikasi sebagai Alapi Hariyono setelah melalui pemeriksaan ante mortem dan post mortem serta keterangan keluarga.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jembrana, IDN Times - Warga di sekitar Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, mendadak gempar. Jenazah tanpa identitas atau dikenal dengan istilah Mr X, ditemukan mengapung di perairan Pantai Pengambengan, tepatnya belakang sebuah pabrik, pada Minggu (11/1/2026) malam.

Personel Satpolairud Polres Jembrana langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan dari nelayan setempat sekitar pukul 18.42 Wita. Setelah proses pemeriksaan yang cukup panjang, polisi berhasil mengidentifikasi jenazah tersebut.

1. Proses evakuasi jenazah dilakukan di tengah laut

IMG-20260112-WA0064.jpg
Proses evakuasi Mr X ditemukan mengapung di Pantai Pengambengan, pada Minggu (11/1/2026) malam. (Dok.Istimewa)

Begitu menerima laporan dari nelayan yang sedang melaut, tim Satpolairud Polres Jembrana langsung bergerak menggunakan perahu patroli. Upaya pencarian dilakukan di tengah gelapnya malam hingga akhirnya posisi jenazah berhasil ditemukan.

Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, mengonfirmasi bahwa tim di lapangan langsung melakukan tindak lanjut ketika menerima laporan. Setelah berhasil dievakuasi ke pesisir pantai, jenazah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Negara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

2. Polisi melakukan identifikasi terhadap Mr X

IMG-20260112-WA0066.jpg
Proses evakuasi Mr X ditemukan mengapung di Pantai Pengambengan, pada Minggu (11/1/2026) malam. (Dok.Istimewa)

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar (visum) yang dilakukan tim medis RSUD Negara bersama tim Inafis dan Sidokkes Polres Jembrana, jenazah berjenis kelamin laki-laki namun tidak ditemukan dokumen identitas apa pun di tubuhnya.

Meski sudah ada pihak yang mendatangi rumah sakit dan meyakini bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarga, polisi belum bisa menyerahkannya secara resmi. Sebab proses pembuktian secara forensik dan data ante-mortem masih belum lengkap.

"Sudah ada (yang mengaku keluarga), cuma secara forensik belum. Kami masih menunggu kelengkapan data ante-mortem," jelas Suparta pada Senin (12/1/2026).

3. Polisi berhasil identifikasi jenazah yang ditemukan

IMG-20260112-WA0111.jpg
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah secara resmi diserahkan kepada pihak keluarga pada Senin (12/1/2026) siang di RSUD Negara dengan disaksikan perangkat desa Gumirih, Banyuwangi.(Dok.Istimewa)

Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta, mengungkapkan bahwa setelah melalui pemeriksaan ante mortem dan post mortem, termasuk pencocokan ciri fisik dan data gigi, serta keterangan keluarga, jenazah akhirnya berhasil diidentifikasi sebagai Alapi Hariyono, lahir di Banyuwangi pada 6 Juni 1962 beralamat di Dusun Kumbo, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Diketahui, korban sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus sungai di wilayah Singojuruh, Banyuwangi, pada Kamis (8/1/2026). Setelah proses identifikasi selesai, jenazah secara resmi diserahkan kepada pihak keluarga pada Senin siang di RSUD Negara dengan disaksikan perangkat desa Gumirih, Banyuwangi.

"Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
Paulus Risang
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Penumpang 3 Orang Sehari, Bus Sarbagita Hentikan Trayek GOR-Gianyar

12 Jan 2026, 17:34 WIBNews