Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 4 Maret 2026, Saatnya Memuja Dewi Sri

Hari Baik Menurut Hindu Bali 4 Maret 2026, Saatnya Memuja Dewi Sri
Patung Dewi Sri simbol kemakmuran. (IDN Times/Yuko Utami)
Intinya Sih
  • Kalender Bali Digital mencatat 4 Maret 2026 sebagai hari Sri Murti, waktu baik untuk mempersembahkan yadnya kepada Dewi Sri demi kesuburan dan kemakmuran pertanian.
  • Hari ini juga dianggap baik untuk mencari burung, membuat jerat atau jaring di sawah, namun tidak disarankan menanam padi, jagung, atau melakukan upacara atiwa-tiwa.
  • Beberapa dewasa seperti Purwanin dina dinilai kurang baik untuk melaksanakan yadnya maupun memulai kegiatan besar seperti pindah rumah atau memelihara ternak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Denpasar, IDN Times - Ada berbagai ramalan hari baik menurut Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital pada Rabu, 4 Maret 2026. Sebelum memulai aktivitas hari ini, kamu dapat membaca ramalan hari baik untuk menemani kegiatanmu.

Sri murti merupakan hari baik untuk mempersembahkan yadnya kepada Dewi Sri di lumbung. Dewi Sri adalah perwujudan Tuhan untuk memohon kesuburan dan kemakmuran pada pertanian khususnya padi.

Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik mencari burung

ilustrasi burung berkicau (pexels.com/Siegfried Poepperl)
ilustrasi burung berkicau (pexels.com/Siegfried Poepperl)

Sri tumpuk merupakan hari baik untuk mencari burung atau mepikat. Bojog munggah adalah hari yang tidak baik untuk menanam padi dan jagung.

Sementara itu, gagak anungsang pati adalah hari yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat atau atiwa-tiwa.

2. Baik memasang jerat dan jaring

ilustrasi nelayan (Pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
ilustrasi nelayan (Pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Kala pati merupakan hari baik untuk membuat jerat maupun jaring dan memasangnya. Hari ini juga baik untuk membuat pengrusak atau jebakan di sawah. Namun, tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya. 

Sementara itu, pada kala rumpuh merupakan hari yang tidak baik untuk pindah rumah. Hari ini juga tidak baik untuk mulai memelihara ternak, seperti ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, dan babi. 

3. Tidak baik melaksanakan yadnya

Ilustrasi sembahyang di pura. (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi sembahyang di pura. (IDN Times/Yuko Utami)

Purwanin dina merupakan hari yang tidak baik sebagai dewasa ayu, sehingga tidak baik untuk melaksanakan yadnya. Pararasan: Laku Surya, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Langgeng Kayowanan, Pratiti: Nama rupa.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Bali

See More