Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 2 Mei 2026, Saatnya Memuja Leluhur

Hari Baik Menurut Hindu Bali 2 Mei 2026, Saatnya Memuja Leluhur
Ilustrasi merajan atau tempat persembahyangan di setiap rumah umat Hindu di Bali. (IDN Times/Yuko Utami)
Intinya Sih
  • Sabtu, 2 Mei 2026 disebut hari baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja leluhur menurut Kalender Bali Digital.
  • Hari tersebut juga cocok untuk meramu obat alami, membuat senjata, serta mulai memelihara ternak, namun tidak disarankan membangun atau mengatapi rumah.
  • Selain itu, waktu ini baik untuk gotong royong dan membentuk perkumpulan, tetapi tidak dianjurkan melakukan upacara pernikahan atau pembakaran mayat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital untukmu. Ramalan pada Sabtu, 2 Mei 2026 diawali dengan kala buingrau. Hari ini baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra atau leluhur

Namun, hari ini tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. Amerta papageran merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan dewasa ayu karena mengandung pengaruh sakit-sakitan. Bagaimana ramalan hari baik selengkapnya? Yuk baca di bawah ini.

1. Baik membuat bendungan

Ilustrasi bendungan. (IDN Times/Dhana Kencana)
Ilustrasi bendungan. (IDN Times/Dhana Kencana)

Banyu urug adalah hari baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Babi turun artinya baik untuk memasang sesirep.

Gagak anungsang pati adalah hari yang tdak baik melakukan upacara membakar mayat dan atiwa-tiwa. Kala bangkung dan kala nanggung merupakan hari yang tidak baik untuk memulai memelihara ternak. 

2. Baik meramu obat alami

Ilustrasi Rempah (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Ilustrasi Rempah (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Kala rau artinya hari baik untuk meramu obat-obatan alami, sadek, membuat senjata, dan upas (penjaga). Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah, akibatnya akan terbakar. Batasi berbicara yang dapat menimbulkan kekeliruan.

Kala upa adalah hari baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Kala ingsor merupakan hari yang mengandung sifat atau tanda-tanda mengecewakan.

3. Baik gotong royong

Ilustrasi gotong royong membersihkan area pura. (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi gotong royong membersihkan area pura. (IDN Times/Yuko Utami)

Semut sedulur adalah hari baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, dan membentuk perkumpulan. Namun, tidak baik mengubur atau membakar mayat. 

Lebur awu adalah hari yang tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, dan mengatapi rumah. Hari ini baik untuk membangun irigasi. Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Satria Wirang, Ekajalaresi: Bagna Mapasah, Pratiti: Separsa.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Bali

See More