Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jelang Nyepi, Pasien Cuci Darah di RSUD Tabanan Tetap Terlayani
pasien cuci darah (instagram.co/bpjskesehatan_ri)
  • RSUD Tabanan menutup layanan poliklinik 18–22 Maret 2026, namun tetap membuka layanan cuci darah kecuali saat Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026.
  • Jadwal cuci darah diatur ulang agar tidak bentrok dengan pawai ogoh-ogoh dan perayaan Nyepi, dengan total sekitar 80 tindakan setiap harinya.
  • Selama Nyepi, IGD RSUD Tabanan dan RSUD Singasana tetap beroperasi penuh; penunggu pasien diimbau membawa makanan sendiri, meski RSUD Singasana menyiapkan bantuan bagi yang membutuhkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDNTimes-Pelayanan rawat jalan atau poliklinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan tutup pada 18-22 Maret 2026. Meski poliklinik tutup, namun layanan cuci darah atau hemodialisa tetap dibuka.

Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan dan Pengendalian Mutu RSUD Tabanan, I Gusti Ngurah Bagus Juniada mengatakan, layanan cuci darah di RSUD Tabanan hanya tutup pada hari raya Nyepi, Kamis (19/3/2026).

"Untuk pasien cuci darah yang mendapatkan jadwal bertepatan dengan Nyepi, kami atur ulang jadwalnya," ujarnya, Selasa (17/3/2026)

1. Ada 80 tindakan cuci darah per hari di RSUD Tabanan. Cek jadwalnya ya

Ilustrasi pasien menjalani cuci darah (unsplash.com/Olga Kononenko)

Bagus Juniada mengatakan dalam sehari, RSUD Tabanan melayani 80 tindakan cuci darah, di mana 40 tindakan dijadwalkan pagi hari dan 40 tindakan lainnya dijadwalkan sore hari.

Untuk pasien cuci darah yang mendapatkan jadwal cuci darah Rabu (18/3/2026) atau bertepatan dengan hari pengerupukan, kata dia untuk jadwal pagi dipindahkan ke Selasa (17/3/2026) sementara jadwal sorenya dijadwalkan pada Rabu (18/3/2026) pagi.

"Sehingga tidak ada pasien cuci darah di jadwal Rabu (18/3/2026) sore. Sebab, takutnya mereka tidak bisa pulang karena terbentur dengan pelaksanaan pawai ogoh-ogoh," ujar Bagus Juniada.

Sementara pasien cuci darah yang mendapatkan jadwal di hari Nyepi atau Kamis (19/3/2026) akan dijadwalkan cuci darah di hari Jumat (20/3/2025). "Untuk jadwal Jumat (20/3/2026) dipindahkan ke Sabtu (21/3/2026) dan jadwal Sabtu (21/3/2026) dipindahkan ke Minggu (22/3/2026)," kata Bagus Juniada.

2. Penunggu pasien diimbau membawa makanan

RSUD Tabanan (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Selama hari raya Nyepi, menurut Bagus Juniada, pelayanan di Intalasasi Gawat Darurat (IGD) tetap buka. Ada sebanyak 8 paramedis dan empat dokter siaga di IGD. "Ada juga tiga ambulan siaga dan tenaga on call," katanya.

Untuk makanan, pihak RSUD Tabanan hanya menyiapkannya untuk pasien dan pegawai yang bertugas saat itu. Sementara untuk penunggu pasien diimbau untuk membawa makanan sendiri.

"Kalau kantin di RSUD Tabanan informasinya akan ada satu yang buka. Tetapi tetap disarankan bagi penunggu untuk membawa makanan ketika menjaga pasien di hari Nyepi nanti," ujarnya.

3. RSUD Singasana menyediakan makanan bagi penunggu pasien yang membutuhkan

Suasana RSUD Singasana (Dok.IDN Times/Humas RSUD Singasana)

Sementara itu, RSUD Singasana menyiapkan makanan bagi penunggu pasien yang memang membutuhkan. "Maksudnya makanan diberikan bagi penunggu yang tidak bawa bekal saat menunggu pasien di hari Nyepi. Kalau sudah bawa bekal, tidak kami berikan," kata Direktur RSUD Singasana, dr. I Wayan Doddy Setiawan.

Sementara pada hari raya Nyepi, layanan IGD, kamar operasi, rawat inap, kamar bersalin dan ambulans tetap buka 24 jam. "Untuk logistik dan obat-obatan juga sudah siap," katanya.

Adapun petugas jaga saat Nyepi di RSUD Singasana ada sebanyak 63 pasien, termasik dokter, perawat, bidan, petugas gizi dan tenaga penunjang lainnya. "Ada juga 22 petugas on call," ujar Doddy.

Editorial Team