Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Longsor dan Banjir, Ibu dan Anak di Tabanan Hanyut

IMG-20260121-WA0045.jpg
Longsor dan banjir yang terjadi di Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan menyebabkan dua orang hanyut pada Rabu (21/1/2026). (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Tabanan, IDN Times - Ibu dan anak terseret arus sungai, pada Rabu (21/1/2026) dinihari. Kejadian yang berlangsung pada pukul 04.00 Wita ini juga menyebabkan satu orang mengalami patah kaki, sementara dua orang lainnya selamat.

Peristiwa itu terjadi di Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Sebuah rumah yang bersebelahan dengan sungai terkena banjir dengan arus deras. Penghuni rumah yang saat itu terdiri lima orang berusaha menyelamatkan diri dari terjangan air.

Namun, dua orang tidak berhasil menyelamatkan diri dan terbawa arus. Hingga Rabu (21/1/2026) sore, kedua korban masih belum ditemukan.

1. Tebing penyangga sungai longsor di sebelah rumah korban

IMG-20260121-WA0051.jpg
Longsor dan banjir yang terjadi di Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan menyebabkan dua orang hanyut pada Rabu (21/1/2026). (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Berdasarkan informasi, para korban merupakan satu keluarga yang tinggal di rumah kontrakan. Malam itu, satu keluarga yang terdiri dari suami istri masing-masing bernama Semi Christian Banafanu (30) dan Yuliana Da Costa Makun (27), bersama dua orang anak masing-masing bernama Nathalia Dequenza Banafanu (7) dan Audrey Natania Banafanu (2), serta satu orang saudara ipar bernama Helen sedang tidur nyenyak di dalam kamar.

Posisi kamar bersebelahan langsung dengan sungai, serta senderan atau tebing penyangga sungai. Menurut keterangan kerabat korban yang juga Ketua Perkumpulan Patuleo, Marsel Suan (35), sekitar pukul 04.00 Wita keluarga ini terbangun karena mendengar suara longsor yang tepat terjadi di sebelah kamar mereka.

"Ketika bangun, air sudah masuk ke dalam kamar. Air infonya masih sebatas betis saat itu. Kemungkinan arusnya kuat sehingga mereka memutuskan untuk berlari ke arah belakang rumah dan tidak keluar lewat depan rumah," ujar Marsel, Rabu (21/1/2026).

2. Korban terjatuh ke dalam parit dan terseret arus sungai

IMG-20260121-WA0039.jpg
Longsor dan banjir yang terjadi di Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan menyebabkan dua orang hanyut pada Rabu (21/1/2026). (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Menurut Marsel, karena aliran sungai tertutup material longsor menyebabkan air meluber masuk ke dalam rumah korban. Satu keluarga melarikan diri ke area kandang babi di belakang rumah. Area tersebut juga ada parit yang tidak terlihat karena sudah tertutup air.

Satu keluarga, kecuali Helen, terjatuh ke dalam parit tersebut. Akibatnya, Christian mengalami patah tulang di kaki kanan dan tersangkut di bambu. Sementara anak pertamanya, Nathalia, berhasil ditarik sang tante (Helen). Sementara sang ibu, Yuliana, yang saat itu menggendong anak bungsunya, Audrey, tidak bisa diselamatkan. Mereka terbawa arus sungai.

3. Tembok rumah roboh akibat derasnya arus sungai

IMG-20260121-WA0029.jpg
Longsor dan banjir yang terjadi di Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan menyebabkan dua orang hanyut pada Rabu (21/1/2026) (IDNTimes/Wira Sanjiwani)

Derasnya arus sungai saat itu bisa dilihat dari kerusakan yang terjadi setelahnya. Selain tebing penyangga yang longsor, arus sungai juga menyebabkan garasi mobil dan tembok rumah roboh. Mobil milik korban yang terparkir di garasi ikut terseret hingga beberapa meter.

"Kemungkinan karena arus yang deras ini membuat korban tidak keluar lewat depan rumah, tetapi lebih memilih memutar ke halaman belakang," kata Marsel.

Ia menyebutkan, keluarga yang berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini sudah tinggal sekitar setahun lebih di rumah tersebut.

"Awalnya mereka ngontrak di wilayah Alas Kedaton. Tetapi karena rumah tersebut sudah dijual pemiliknya, mereka ditawari ngontrak di rumah ini. Sudah setahun lebih tinggal di rumah ini. Kalau di Bali sudah sekitar 8 tahun," katanya.

Marsel berharap ada keajaiban dari Tuhan, dua orang korban bisa ditemukan dalam kondisi selamat.

4. Tim sedang melakukan pencarian

IMG-20260121-WA0036.jpg
Longsor dan banjir yang terjadi di Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan menyebabkan dua orang hanyut pada Rabu (21/1/2026). (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Trijuang Danarjati, menjelaskan proses pencarian ibu dan anak itu melibatkan puluhan personel dari unsur Basarnas, BPBD, TNI-Polri, dan warga. Tim SAR saat ini melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai tersebut.

"Penyusuran sepanjang aliran sungai secara manual sejauh 2 kilometer. Kami susuri dulu karena kondisi sungai masih deras," ujarnya.

Diketahui, Christian saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan. Sementara itu, anak sulungnya dititipkan ke rumah kerabat.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Tahun 2026, 19 KDMP di Tabanan Resmi Beroperasi

21 Jan 2026, 17:53 WIBNews