Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Menurut Hindu Bali 29 April 2026, Saatnya Bina Persahabatan
ilustrasi sahabat sedang mengobrol (pexels.com/Julia Larson)
  • Kalender Bali Digital mencatat 29 April 2026 sebagai hari dengan berbagai dewasa ayu, termasuk ayu nulus yang baik untuk segala usaha dan sri bagia untuk membina persahabatan.
  • Dewa ngelayang cocok untuk membuat bangunan suci serta upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya, sementara gni rawana rangkep baik untuk pekerjaan yang menggunakan api namun tidak untuk membangun rumah.
  • Beberapa hari lain memiliki makna khusus seperti pepedan untuk membuka lahan pertanian, taliwangke untuk memperbaiki pagar, dan titibuwuk dipercaya baik menghilangkan penyakit nonmedis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali, berdasarkan Kalender Bali Digital pada Rabu, 29 April 2026. Memulai pagi ini, ada ayu nulus yang baik untuk segala usaha. Ada juga hari yang disebut dengan sri bagia, baik untuk mulai membina persahabatan. 

Dewa ngelayang adalah hari baik untuk membuat bangunan suci, upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. Gni rawana rangkep adalah hari baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah.

Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini. 

1. Hari baik membuka lahan pertanian baru

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Kala temah merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu.

Kala bangkung dan kala nanggung adalah hari yang tidak baik untuk mulai memelihara ternak. Kala ingsor adalah hari yang mengandung sifat atau tanda-tanda mengecewakan.

Hari baik memperbaiki pagar

ilustrasi pagar besi hitam (vecteezy.com/imrandk)

Taliwangke adalah hari baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi atau benda-benda mati. Namun, tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun dan membuat tali ternak. Sri tumpuk adalah hari baik untuk mencari burung atau mepikat

Hari baik menghilangkan penyakit nonmedis

Ilustrasi sembahyang di pura. (IDN Times/Yuko Utami)

Titibuwuk artinya baik untuk menghilangkan penyakit nonmedis, seperti guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting, bepergian, dan membuat tangga.

Sarik agung merupakan hari yang tidak baik untuk segala pekerjaan. Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Sida Kasobagian, Pratiti: Wedana.

Editorial Team