Hari Baik Menurut Hindu Bali 22 November 2024

1. Baik untuk menggarap sawah

Pamacekan merupakan hari yang baik untuk menggarap sawah dan tegal/kebun. Hari ini juga baik untuk membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya. Pepedan adalah hari yang baik untuk membuka lahan pertanian baru, tetapi tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
2. Baik untuk gotong royong

Semut sedulur adalah hari yang baik untuk gotong royang, kerja bakti, dan membentuk perkumpulan/organisasi. Ini juga jadi hari baik untuk memulai kampanye, pas banget di masa-masa pilkada nih. Namun, tidak baik mengubur atau membakar jenazah.
3. Baik membuka sekolah atau perguruan

Tunut masih artinya baik untuk melas rare (bayi menetek), mulai mengajar/melatih ternak bekerja, membentuk perkumpulan (organisasi). Hari ini juga baik untuk mulai membuka sekolah atau perguruan, baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat.
Salah Wadi artinya tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Pitra Yadnya di antaranya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya. Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Separsa.
![[QUIZ] Uji Pengetahuan Tebak Makna Simbol Dewi Saraswati](https://image.idntimes.com/post/20220830/inspirasi4-c7c8a956c08d5240d23a9803c984bd4e-368be3d4b386e227c928db93b011873b.jpg)

















