Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Hindu Bali 29 Agustus 2026, Saatnya Melakukan Bhuta Yadnya

Kab. Gianyar
Hari Baik Hindu Bali 29 Agustus 2026, Saatnya Melakukan Bhuta Yadnya
Keluarga I Nyoman Cita melaksanakan upacara mecaru di alur Sungai Bubuh. (Dok. IDN Times/Istimewa)
  • Sabtu, 29 Agustus 2026, dikenal sebagai kala gumarang munggah, dinilai baik untuk melaksanakan upacara Bhuta Yadnya seperti mecaru.
  • Hari ini tidak baik untuk menanam atau memetik tanaman, termasuk sirih dan tembakau, serta pekerjaan terkait tanah, pindah rumah, dan memulai memelihara ternak.
  • Sri tumpuk dinilai baik untuk mencari burung, sementara Titibuwuk baik untuk menghilangkan penyakit akibat guna-guna; hindari memulai pekerjaan penting, bepergian, dan membuat tangga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Apakah kamu ingin melaksanakan upacara Bhuta Yadnya, seperti mecaru dan lainnya? Yuk lakukan hari ini, karena Sabtu, 29 Agustus 2026 adalah saat yang tepat.

Hari ini adalah kala gumarang munggah adalah waktu yang baik untuk melakukan upacara Bhuta Yadnya. Namun, tidak baik untuk menanam sirih dan tembakau. Yuk baca ramalan hari baik lainnya di bawah ini.

  1. 1. Tidak baik menanam dan memetik tanaman

    Ilustrasi tanaman hias
    Beberapa tanaman hias yang ada di ruang pameran eks Wonderia Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

    Kajeng uwudan merupakan hari yang tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. Kala mereng adalah hari yang tidak baik untuk bercocok tanam.

    Kala rumpuh adalah hari yang tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ternak. Kala sor artinya tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan. 

  2. 2. Baik mencari burung

    Wahyudi, Ketua Pokdarwis Gunungsari Desa Ngesrepbalong Kecamatan Limbangan Kendal melakukan pengamatan ekosistem burung langka yang berkembangbiak di kawasan hutan konservasi Gunung Ungaran. (IDN Times/Fariz Fardianto)
    Wahyudi, Ketua Pokdarwis Gunungsari Desa Ngesrepbalong Kecamatan Limbangan Kendal melakukan pengamatan ekosistem burung langka yang berkembangbiak di kawasan hutan konservasi Gunung Ungaran. (IDN Times/Fariz Fardianto)

    Sri tumpuk adalah hari baik untuk mencari burung (mepikat). Titibuwuk artinya baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. 

    Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, dan membuat tangga. Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Upadana.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More