Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Stadion Dipta Diuji Jelang Laga Perdana Bali United vs PSS Sleman

Kab. Gianyar
Stadion Dipta Diuji Jelang Laga Perdana Bali United vs PSS Sleman
Aparat melakukan pengecekan ke Stadion I Wayan Dipta. (Instagram.com/@baliunitedfc)
  • Polda Bali, Polres Gianyar, dan panitia Stadion Dipta melakukan re-risk assessment menjelang Super League 2026/2027, mencakup tribun, akses masuk-keluar, fasilitas, kesehatan, dokumen, serta pengelolaan suporter.
  • Pemeriksaan berkala ini menjadi evaluasi untuk membenahi kekurangan dan meningkatkan kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta agar pertandingan resmi berlangsung aman, nyaman, dan tertib.
  • Super League 2026/2027 dimulai 4 September 2026; Bali United akan menjalani laga perdana melawan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Gianyar, IDN Times - Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia segera bergulir. Menjelang dimulainya Super League 2026/2027, kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, sebagai markas Bali United kembali mendapat pemeriksaan dari aparat kepolisian.

Pemeriksaan melalui re-risk assessment tersebut dilakukan Ditpamobvit Polda Bali bersama jajaran Polres Gianyar dan panitia pelaksana Stadion Dipta, Kamis (27/8/2026).

Pemeriksaan berlangsung hingga sore, menyasar sejumlah aspek yang berkaitan dengan keamanan dan kesiapan stadion di antaranya tribun penonton, pintu masuk, dan keluar dan lainnya.

"Secara umum, kegiatan ini memang dilakukan secara berkala sebelum dimulainya suatu event pertandingan. Apa yang kurang akan diperbaiki dan yang sudah baik agar ditingkatkan," ujar Ketua Panitia Penyelenggara Stadion Dipta, I Ketut Suantika alias Rojak, dikutip dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).

  1. 1. Polisi cek kesiapan Stadion Dipta sebelum Liga 1 bergulir

    Screenshot_20260828_074930_Instagram.jpg
    Aparat melakukan pengecekan ke Stadion I Wayan Dipta. (Instagram.com/@baliunitedfc)

    Re-risk assessment dilakukan untuk memastikan Stadion Kapten I Wayan Dipta siap digunakan dalam pertandingan resmi. Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari evaluasi berkala sebelum sebuah kompetisi maupun event olahraga digelar.

    Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam pemeriksaan seperti kelaikan stadion, kelengkapan fasilitas, aspek kesehatan, data kegiatan kompetisi hingga kesiapan pengelolaan suporter.

    Kegiatan tersebut dipertanggungjawabkan langsung oleh Kombespol I Dewa Putu Alit Bintang Juliana. Sementara tim risk assessment diketuai AKBP Kaisar Reman Sambo, dengan auditor Iptu I Komang Suiadnyana. Tim juga didampingi Iptu I Komang Sulendra, Brigadir I Putu Deni Sanjaya, dan Brigadir I Kadek Dedy Oka Putra.

    Selain mengecek kondisi dan kelengkapan stadion, tim juga memeriksa dokumen penunjang penyelenggaraan pertandingan sejak pagi hingga sore.

  2. 2. Hasil pemeriksaan jadi bahan evaluasi

    Koreografi merah putih di Stadion Dipta. (baliutd.com)
    Koreografi merah putih di Stadion Dipta. (baliutd.com)

    Ketua Panitia Penyelenggara Stadion Dipta, I Ketut Suantika alias Rojak, mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian penting dari persiapan menghadapi pertandingan resmi. Menurutnya, dukungan kepolisian dibutuhkan agar setiap pertandingan yang digelar di Stadion Dipta dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.

    "Kami dari panitia pelaksana mengakui bila tanpa adanya dukungan dari pihak kepolisian tentu agenda pelaksanaan apapun tidak bisa sempurna untuk dijalankan. Harapannya tentu biar bisa berjalan aman, nyaman dan tertib tidak ada kendala apapun," kata Ketut Suantika.

    Ia menjelaskan risk assessment bukan pemeriksaan yang baru dilakukan menjelang kompetisi musim ini. Kegiatan tersebut dilakukan secara berkala sebagai bagian dari evaluasi kesiapan stadion.

    "Hasil pemeriksaan nantinya menjadi bahan evaluasi bagi pengelola dan panitia untuk membenahi berbagai hal yang masih dinilai kurang sebelum pertandingan berlangsung," jelasnya.

  3. 3. Bali United menghadapi PSS Sleman di laga perdana

    Supporter Bali United di Stadion Dipta.(baliutd.com)
    Supporter Bali United di Stadion Dipta.(baliutd.com)

    Stadion Kapten I Wayan Dipta selama ini menjadi venue sepak bola utama di Bali. Selain menjadi kandang Bali United, stadion yang berada di Desa Buruan tersebut juga beberapa kali dipercaya menggelar pertandingan berskala nasional maupun internasional. Sejumlah agenda seperti AFC Women's U-17, pertandingan Timnas Indonesia, hingga laga internasional lainnya pernah berlangsung di stadion tersebut.

    Bukan hanya Bali United, Stadion Dipta juga pernah menjadi kandang sementara bagi klub lain. Beberapa pertandingan tim Super League seperti Arema FC dan PSBS Biak, juga pernah digelar di stadion tersebut.

    Kini, stadion ini kembali dipersiapkan menyambut kompetisi Super League 2026/27 yang dimulai pada 4 September 2026. Bali United akan mengawali kompetisi musim ini menghadapi PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More