Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PLTS Gilimanuk Tandai Bergesernya Kelistrikan di Bali

Kab. Jembrana
PLTS Gilimanuk Tandai Bergesernya Kelistrikan di Bali
Peluncuran Program PLTS 100 GWp di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (25/8/2026). (IDN Times/Ayu Afria)
  • Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Jembrana, dengan pemanfaatan sekitar 321 hektare lahan negara tak produktif di sejumlah wilayah Bali.
  • PLN menerapkan tahap awal kapasitas 1.000 MWp di Bali dengan baterai 3,3 GWh; PLTS Gilimanuk berkapasitas 300 MWp untuk mendukung energi domestik, murah, dan terbarukan.
  • Gubernur Wayan Koster menyebut program yang direncanakan sejak 2019 ini mendukung Bali Mandiri Energi, kebutuhan listrik, serta citra pariwisata melalui ekosistem lingkungan yang lebih baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jembrana, IDN Times - Peluncuran Program PLTS 100 GWp dilakukan Preesiden Prabowo Subianto di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (25/8/2026). PLTS Gilimanuk disebut menggunakan lahan negara tak produktif seluas sekitar 321 hektare yang tersebar di beberapa wilayah Bali.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan adanya program ini, maka sistem kelistrikan Bali telah bergeser, yang tadinya ada faktor penggunaan BBM impor telah digantikan dengan energi dari domestik. PLTS ini memberikan dukungan energi murah dan terbarukan.

"Ini adalah suatu kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar. Nah, sebagai contoh di Bali ini dengan adanya program PLTS 100 GWp, kami mengaplikasikan untuk tahap awal adalah 1.000 MWp atau 1 GWp dengan baterai energy storage system yaitu 3,3 GWh," jelasnya.

  1. Kapasitas PLTS Gilimanuk 300 MWp

    IMG-20260825-WA0025.jpg
    Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster di PLTD Gilimanuk, Rabu (25/8/2026). (IDN Times/Ayu Afria)

    Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan Program PLTS 100 GWp di Bali selaras dengan program Bali Mandiri Energi dan Bali Energi Bersih yang menjadi penopang pariwisata Bali. Peluncuran dan penandatanganan kerja sama ini dipilih di Bali, sebagai simbol bahwa pariwisata di Bali akan tumbuh berkembang dengan adanya energi hijau atau energi bersih yang jauh lebih andal, jauh lebih bersih dan lebih ekonomis.

    "Program 300 MWp yang ada di Gilimanuk ini berkat dari dukungan dari Gubernur Bali yaitu dengan adanya surat rekomendasi yang kemudian juga didukung dari Kementerian Kehutanan," jelasnya.

  2. PLTS Gilimanuk disebut program energi Bali yang tertunda

    IMG-20260825-WA0022.jpg
    Peluncuran Program PLTS 100 GWp di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (25/8/2026). (IDN Times/Ayu Afria)

    Menurut Gubernur Bali, Wayan Koster, kebijakan program PLTS Gilimanuk ini berkapasitas 100 GWp. Sementara alokasi untuk Bali saat ini adalah 1000 MWp. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut, rencananya akan ada penambahan lahan untuk PLTS dengan memanfaatkan lahan negara yang diklaim tidak produktif.

    Upaya ini menurutnya sebagai bentuk komitmen Bali dalam mengikuti kebijakan Bali Mandiri Energi sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019.

    "Sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2019 yang lalu, namun belum bisa berjalan optimal karena situasi pada saat itu, yaitu pandemik," jelasnya.

  3. PLTS Gilimanuk memberikan sejumlah manfaat

    IMG-20260825-WA0024.jpg
    Peluncuran Program PLTS 100 GWp di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (25/8/2026). (IDN Times/Ayu Afria)

    Koster mengatakan keberadaan PLTS Gilimanuk tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan energi, tapi juga meningkatkan citra pariwisata. Dapur Bali yang disokong pariwisata memerlukan dukungan ekosistem lingkungan yang bagus.

    "Jadi satu kebijakan itu akan berdampak pada dua atau bahkan tiga sektor yang berkaitan. Ini sesuatu yang sangat bermanfaat," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More