Hari Baik Hindu Bali 20 September 2026, Baik Membuka Lahan Pertanian

- Minggu, 20 September 2026, menurut Kalender Bali Digital, dinilai baik untuk membuka lahan pertanian baru, tetapi tidak baik membuat peralatan dari besi.
- Kala Angin baik untuk melatih ternak bekerja, sementara Carik Walangati dan Gagak Anungsang Pati melarang pernikahan, ngaben, serta pembangunan rumah.
- Semut Sedulur mendukung gotong royong, kerja bakti, kampanye, dan pembentukan perkumpulan; namun tidak baik untuk penguburan atau pembakaran mayat.
Menyambut aktivitas kamu pada Minggu, 20 September 2026 ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali. Ramalan berdasarkan Kalender Bali Digital ini diawali dengan pepedan.
Hari ini baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Bagaimana dengan ramalan lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.
1. Baik melatih ternak bekerja

Ilustrasi ternak sapi. (IDN Times/Prayugo Utomo) Kala angin adalah hari baik untuk mulai mengajar atau melatih ternak seperti sapi, kerbau, kuda, dan lainnya. Carik walangati artinya tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah.
Gagak anungsang pati artinya tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa. Kala beser adalah hari baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, tombak. Namun, tidak baik untuk membuat empangan/bendungan serta berbicara yang sifatnya rahasia.
2. Baik untuk gotong royong

Ilustrasi gotong royong membersihkan area pura. (IDN Times/Yuko Utami) Semut sedulur merupakan hari baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, serta membentuk perkumpulan. Namun, tidak baik mengubur atau membakar mayat.
Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Kinasihan Amerta, Pratiti: Nama rupa.


















