Tabanan, IDN Times - Terhitung lebih dari seminggu warga Kabupaten Tabanan kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Meski saat ini sudah berangsur normal, namun dampak kelangkaan BBM mulai berpengaruh dalam pergerakan harga kebutuhan pokok.
Satu di antaranya gula pasir yang mengalami kenaikan harga di tengah meningkatnya biaya distribusi, terutama untuk pasokan yang didatangkan dari luar Bali. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan, I Gede Sukanada, mengatakan kenaikan harga gula pasir dipengaruhi biaya distribusi yang meningkat.
“Ada kenaikan harga gula pasir. Dimana kenaikan ini karena kenaikan biaya distribusi,” ujar Sukanada, Selasa (20/10/2026).
