Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Parkir Mobil di Ruang Sempit, Gak Perlu Panik

Kab. Badung
4 min read
5 Cara Parkir Mobil di Ruang Sempit, Gak Perlu Panik
Ilustrasi parkir (Dok.Suzuki)
  • Pengemudi perlu memastikan ruang parkir cukup, mengatur posisi awal, memeriksa spion serta kondisi sekitar sebelum memulai manuver mundur.

  • Saat masuk parkir, bergeraklah perlahan, gunakan sein dan titik referensi, sambil memperhatikan perubahan posisi bagian belakang maupun depan kendaraan.

  • Sensor parkir dan kamera 360 derajat dapat menjadi informasi tambahan; pengemudi tetap harus fokus, memantau sekitar, dan melakukan koreksi posisi bila diperlukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Badung, IDN Times - Beberapa ruang parkir mobil kerap membutuhkan perhatian ekstra dari pengendara, seperti dimensi parkir yang terbatas ataupun posisi paralel. Untuk mengatasi itu, produsen mobil menyertakan berbagai fitur untuk memudahkan teknik memarkirkan kendaraan.

Asst to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi, mengatakan parkir di tempat sulit sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah ketika pengemudi memahami posisi kendaraan, dan melakukan setiap manuver secara bertahap. Setidaknya ada lima tahapan yang menjadi panduan dasar parkir mudah yang bisa diikuti oleh masyarakat.

"Jangan terburu-buru memutar kemudi atau mengandalkan satu sudut pandang saja. Manfaatkan spion, amati kondisi sekitar secara langsung, serta gunakan fitur pendukung kendaraan sebagai tambahan informasi saat bermanuver,” jelasnya.

  1. 1. Pastikan ruang parkir memadai dan atur posisi awal

    Ilustrasi area parkir dengan deretan mobil yang diparkir, digunakan untuk menggambarkan situasi dan tata cara parkir kendaraan.
    Ilustrasi parkir (Dok.Suzuki)

    Meski tersedia ruang yang terbatas, pastikan area parkir memiliki ukuran yang cukup untuk kendaraan. Sisakan jarak yang memadai agar kendaraan memiliki ruang gerak ketika mulai berbelok. Posisi awal menjadi penting karena jarak yang terlalu dekat ataupun terlalu jauh dari kendaraan di samping dapat membuat sudut masuk kurang tepat.

    Sebelum bergerak mundur, perhatikan spion kanan dan kiri serta kondisi di sekitar untuk memastikan manuver dapat dilakukan dengan aman.

  2. 2. Mundur perlahan dan atur putaran kemudi

    ilustrasi parkir mobil (pexels.com/Torsten Dettlaff)
    ilustrasi parkir mobil (pexels.com/Torsten Dettlaff)

    Setelah mendapatkan posisi awal yang tepat, aktifkan lampu sein untuk memberi tanda kepada pengguna jalan lain sebelum mulai bergerak mundur. Arahkan bagian belakang kendaraan masuk ke ruang parkir secara perlahan sambil memutar kemudi secara bertahap.

    Hindari melakukan manuver secara tergesa-gesa. Bergerak dengan kecepatan rendah memberikan waktu lebih banyak bagi pengemudi untuk membaca perubahan posisi kendaraan. Gunakan kendaraan di samping, marka parkir, atau tepi jalan sebagai titik referensi. Pada saat bersamaan, tetap perhatikan posisi bagian depan kendaraan karena sudutnya ikut berubah ketika kemudi diputar.

  3. 3. Gunakan rear parking sensor untuk membantu membaca jarak

    ilustrasi parkir mobil (pexels.com/Pok Rie)
    ilustrasi parkir mobil (pexels.com/Pok Rie)

    Ketika bagian belakang mobil mulai masuk ke ruang parkir, jarak dengan kendaraan maupun objek di belakang perlu semakin diperhatikan. Rear parking sensor dapat membantu mendeteksi keberadaan objek di belakang kendaraan saat mobil bergerak mundur. Peringatan melalui suara dapat memberikan informasi tambahan mengenai jarak kendaraan dengan objek, terutama ketika ruang untuk bermanuver cukup terbatas.

    Meski demikian, parking sensor tetap berfungsi sebagai fitur pendukung. Pengemudi perlu mengkombinasikan informasi dari sensor dengan pengamatan melalui spion, kamera, maupun kondisi sekitar secara langsung.

  4. 4. Manfaatkan 360 derajat view camera untuk melihat area sekitar

    Ilustrasi tampilan kamera 360 derajat pada layar mobil Suzuki yang membantu pengemudi memantau area sekitar kendaraan.
    Ilustrasi 360 derajat view camera pada mobil Suzuki (Dok.Suzuki)

    Setelah bagian belakang kendaraan masuk ke ruang parkir, perhatian pengemudi perlu bergantian antara bagian depan, belakang, serta sisi kendaraan. Pada tahap ini, posisi mobil mulai diluruskan agar sejajar dengan tepi jalan ataupun kendaraan lain.

    Seperti halnya pada Suzuki XL7 New Alpha Hybrid, keberadaan 360 derajat view vamera membantu memberikan gambaran lebih menyeluruh terhadap kondisi di sekitar kendaraan. Tampilan dari beberapa sisi dapat menjadi tambahan referensi bagi pengemudi untuk membaca posisi mobil terhadap kendaraan lain, marka parkir, maupun trotoar. Fitur ini dapat membantu ketika pengemudi perlu melihat area blindspot, atau yang tidak mudah terpantau hanya melalui spion, terutama saat bermanuver di ruang sempit.

    “Fitur kendaraan dapat membantu memberikan sudut pandang dan informasi tambahan ketika pengemudi bermanuver. Namun, prinsip utamanya tetap sama, yaitu lakukan secara perlahan, jaga konsentrasi, serta pastikan kondisi di depan, belakang, maupun sisi kendaraan aman. Tidak perlu terburu-buru atau memaksakan parkir selesai dalam satu kali manuver,” terangnya.

  5. 5. Lakukan koreksi posisi jika diperlukan

    Ilustrasi parkir mobil (pexels.com/Stephan Müller)
    Ilustrasi parkir mobil (pexels.com/Stephan Müller)

    Hindari menganggap memarkirkan kendaraan adalah manuver yang harus selesai dalam satu kali percobaan. Apabila posisi kendaraan masih terlalu dekat dengan mobil atau objek di sekitarnya, pengemudi dapat mengatur kembali secara perlahan untuk mendapatkan jarak yang lebih ideal.

    Melakukan beberapa kali penyesuaian justru dapat memberikan kontrol lebih baik dibanding memaksakan kendaraan masuk dalam satu gerakan. Lakukan penyesuaian secara perlahan sambil tetap memperhatikan posisi kendaraan melalui spion, kamera, serta kondisi sekitar secara langsung.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More