Badung, IDNTimes-Konvergensi teknologi informasi dan komunikasi yang terjadi saat ini, secara fundamental mengubah ekosistem penciptaan, distribusi, dan eksploitasi musik. Ini merupakan agenda Forum Organisasi Pengelolaan Kolektif (CMO) ASEAN digelar dari 9-10 April di Bali.
Forum ini dihadiri Public Performance Malaysia (PPM) – Malaysia, Phonorights Co.Ltd (PNR) – Thailand, Music Copyright Thailand (MCT) – Thailand, Filipino Society of Composers, Authors and Publishers, Inc (FILSCAP) – Philippines, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) – Indonesia.
Setelah berdialog selama dua hari, Forum CMO ASEAN mengeluarkan empat pernyataan terkait strategi kolaborasi tata kelola royalti digital. Dirjen Kekayaan Intelektual (KI) Kemeterian Hukum, Hermansyah Siregar mengatakan pertemuan CMO Asean akan dilanjutkan dialog tahap berikut dalam forum yang sama.
“Forum ini kami harapkan dapat terus dilaksanakan sebagai wadah berbagi best practice bagi CMO di ASEAN, sehingga tercipta sistem royalti yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi para kreator,” ujar Hermansyah, Sabtu (11/4/2026)
