Jembatan Dermaga Ambruk di Nusa Penida Akan Dibangun Lagi

Kontraktor menyanggupi membangun lagi

Denpasar, IDN Times – Peristiwa ambruknya jembatan dermaga penghubung ponton ke speed boat di Pelabuhan Toya Pakeh, Banjar Nyuh, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (15/12/2022) sore, mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Tim Dinas Perhubungan Provinsi Bali melakukan investigasi awal, pada Jumat (16/12/2022). Tujuannya untuk menyusun rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan oleh Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Nusa Penida, guna mencegah kejadian terulang lagi.

Baca Juga: Jembatan Ambruk, 35 Turis di Nusa Penida Jatuh ke Laut

1. Jembatan baru dibangun pada tahun 2022

Jembatan Dermaga Ambruk di Nusa Penida Akan Dibangun LagiJembatan penghubung ponton dan speed boat di Pelabuhan Banjar Nyuh, Nusa Penida ambruk. (Dok. IDN Times/Istimewa )

Dalam rilis resminya, Dinas Perhubungan Provinsi Bali menyampaikan laporan pekerjaan pemasangan dermaga apung dan jembatan penghubung atau Movable Bridge (MB) di Pelabuhan Toya Pakeh merupakan paket pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Strategis Ditjen Perhubungan Laut di Jakarta tahun 2022.

Proyek ini sudah melakukan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara pekerja, dan memasuki masa pemeliharaan. Sebelum kejadian, pada tanggal 12 Desember 2022 juga sudah dilakukan sosialisasi, dan uji coba pemanfaatan dengan beberapa kondisi yang dipersyaratkan. Termasuk pembatasan jumlah penumpang yang diperbolehkan berada di atas MB.

2. Pelabuhan ini beroperasi sejak tahun 1990

Jembatan Dermaga Ambruk di Nusa Penida Akan Dibangun LagiJembatan penghubung ponton dan speed boat di Pelabuhan Banjar Nyuh, Nusa Penida ambruk. (Dok. IDN Times/Istimewa )

Pekerjaan Pelabuhan Toya Pakeh adalah pekerjaan yang terpisah dari Segitiga Sanur-Bias Munjul-Sampalan. Pelabuhan ini beroperasi sejak tahun 1990 sebagai pintu masuk Nusa Penida yang kompatibel dengan Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan, dan Pelabuhan Bias Munjul. Pelabuhan Toya Pakeh merupakan aset Kementerian Perhubungan RI yang dikelola oleh Unit Penyelenggara Pelabuhan.

Paket pekerjaan Dermaga Toya Pakeh dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan alokasi APBN reguler Ditjen Perhubungan Laut. Pada tahap awal, pekerjaannya fokus pada pembangunan sisi laut (sea sides). Kemudian akan dilakukan revitalisasi terminal menyesuaikan dengan pelabuhan lain yang sudah terbangun.

3. Kontraktor akan membangun MB yang baru

Jembatan Dermaga Ambruk di Nusa Penida Akan Dibangun LagiJembatan penghubung ponton dan speed boat di Pelabuhan Banjar Nyuh, Nusa Penida ambruk. (Dok. IDN Times/Istimewa )

Pihak kontraktor akan membangun MB yang baru, dan menyesuaikan desain selama masa pemeliharaan berjalan. Kini pelayanan pelabuhan untuk sementara waktu akan dilakukan di Pelabuhan Banjar Nyuh, atau sebelah baratnya Pelabuhan Toya Pakeh yang selama ini dikelola oleh desa.

Sementara Kamis (15/12/2022) lalu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menyatakan jembatan ini baru dibangun mengingat Pelabuhan Banjar Nyuh tengah ditata oleh Kementerian Perhubungan. Namun ia tidak statusnya sedang dalam uji coba atau sudah selesai.

“Saya juga tidak tahu, apakah jembatan itu statusnya uji coba atau bagaimana. Karena, itu setahu saya belum serah terima,” terang Suwirta.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya