- RSJ Amino Gondohutomo Semarang | (024) 6722565
- RSJ Marzoeki Mahdi Bogor | (0251) 8324024, 8324025
- RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta | (021) 5682841
- RSJ Prof Dr Soerojo Magelang | (0293) 363601
- RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang | (0341) 423444.
Terlilit Utang Puluhan Juta, Petani di Buleleng Mengakhiri Hidup

- Suriani tidak curiga sebelum suaminya mengakhiri hidup
- Perawat puskesmas lakukan pemeriksaan fisik luar korban
- Polisi tiba di TKP sekitar pukul 06.00 WITA
Peringatan: tulisan ini mengandung tragedi pengakhiran hidup. Harap menghubungi tenaga ahli jika kamu merasa butuh bantuan kesehatan mental dan kejiwaan.
Buleleng, IDN Times - Seorang petani bernama Made Darmayasa (29) mengakhiri hidupnya pada Selasa (17/2/2026). Tubuh korban ditemukan tak bernyawa di langit-langit kamar mandi rumahnya di Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Istri korban, Komang Suriani pertama kali menemukan tubuh suaminya pada pukul 04.00 WITA.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, dari keterangan istridan keluarga terdekat, korban terlilit utang. “Saksi juga mengetahui suami atau korban memiliki utang banyak atau terbebani utang hingga puluhan juta kepada orang lain dan sering bertengkar terkait hal itu,” ungkap Yohana pada Selasa (17/2/2026).
1. Menurut Suriani, sebelum Darmayasa mengakhiri hidup tidur seperti biasa

Sehari sebelum kejadian itu, Suriani mengungkapkan, tidak ada yang mencurigakan dari tingkah laku suaminya. Suaminya pun tidur seperti biasanya pada Senin (16/2/2026) dan tidak bercerita apapun kepada Suriani.
Namun, Suriani mengakui bahwa dirinya dan almarhum suami kerap bertengkar masalah keuangan dan ekonomi.
Perawat puskesmas lakukan pemeriksaan fisik luar korban

Betapa kaget Suriani saat menemukan jasad suaminya pada subuh itu dan dia pun berusaha memanggil tetangga dan kerabat. Para kerabat Suriani tiba di rumah dan menurunkan tubuh Darmayasa sekitar pukul 05.00 WITA.
Seorang tetangga bernama Ida Bagus Rai Suryawan yang bekerja sebagai perawat di Puskesmas Seririt II, melakukan pemeriksaan fisik luar terhadap korban. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan bahwa ada bekas jeratan pada leher korban dan tanda-tanda lain yang menguatkan dugaan korban mengakhiri hidupnya sendiri. Suryawan juga tidak menemukan adanya ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi tiba di TKP sekitar pukul 06.00 WITA

Pihak Polsek Seririt tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 06.00 WITA, setelah mendapatkan laporan dari Bhabinkamtibmas. AKP PUTU Sumaryana dan pihak Polsek Seririt menghubungi pihak medis dan memasang garis polisi.
Saat olah TKP dan pemeriksaan terhadap para saksi, tidak ada hal-hal mencurigakan. Sementara itu, hasil pemeriksaan medis juga menunjukkan tanda bahwa korban mengakhiri hidupnya sendiri.
“Selanjutnya dari pihak medis menyimpulkan bahwa telah dinyatakan meninggal dunia lebih dari 5 jam dengan temuan dari pihak medis setelah melakukan pemeriksaan fisik luar terhadap korban,” jelas Sumaryana pada Selasa (17/2/2026).
Depresi bukanlah persoalan sepele. Hubungi kontak-kontak di bawah ini

Depresi bukanlah persoalan sepele. Jika kamu merasakan tendensi untuk melakukan bunuh diri, atau melihat teman atau kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.
Kementerian Kesehatan Indonesia menyarankan masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait masalah kejiwaan untuk langsung menghubungi profesional kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Kementerian Kesehatan RI juga telah menyiagakan lima RS Jiwa rujukan yang telah dilengkapi dengan layanan telepon konseling kesehatan jiwa:
Ada juga beberapa komunitas di Indonesia secara swadaya menyediakan layanan konseling sebaya dan support group online. Ini dapat menjadi alternatif bantuan pencegahan bunuh diri dan memperoleh jejaring komunitas yang dapat membantu untuk gangguan kejiwaan tertentu.
- Jangan Bunuh Diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
- Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
- Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Telp. 021-8514389 Website: http://www.skizofrenia.org/
- LSM Jangan Bunuh Diri || Telp 021-0696 9293.

















