Jasad Korban Terseret Arus Pantai Kedonganan Ditemukan Tanpa Busana

Semoga keluarga diberikan ketabahan

Badung, IDN Times - Warga yang hilang terseret arus di Demaga Ikan, Pantai Kedonganan, Rabu (28/6/2023), ditemukan tak bernyawa. Korban, Muhamad Wahyudi (24), ditemukan Kamis (29/6/2023) sekitar pukul 14.15 Wita.

Warga Taman Pancing Pemogan, Denpasar itu ditemukan oleh masyarakat di Pantai Jimbaran tepatnya di depan Cafe 9. Jenazah kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah Denpasar.

Baca Juga: Miss Universe 2018 di Bali Dukung Pasien Sumbing

1. Korban bersama temannya terseret arus

Jasad Korban Terseret Arus Pantai Kedonganan Ditemukan Tanpa BusanaPencarian jasad korban terseret arus di Pantai Kedonganan. (Dok.IDN Times/Basarnas Bali)

Kasi Ops dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Wayan Suwena mengatakan bahwa dari laporan yang diterimanya dari Pos Polair Kedonganan, saat hari kejadian ada 2 orang yang sedang duduk di pinggir pantai, yakni korban dan temannya Delfi Arif Prasiswo (24).

Tak berselang lama warga di sekitar lokasi kaget mendengar teriakan minta tolong. Setelah diperhatikan kedua korban saat itu sudah terseret arus. Satu korban berhasil selamat atas nama Delfi dan dilarikan ke Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan. Sementara korban Wahyudi dinyatakan hilang.

"Awalnya 2 orang memarkirkan motornya di dermaga ikan, kemudian mereka duduk santai di pinggir pantai. Tiba-tiba Wahyudi berlari ke tengah laut kemudian terseret arus, kawannya mencoba menolong justru juga terbawa arus laut," ungkapnya

2. Pencarian menggunakan Aqua Eye sempat tak membuahkan hasil

Jasad Korban Terseret Arus Pantai Kedonganan Ditemukan Tanpa BusanaPencarian jasad korban terseret arus di Pantai Kedonganan. (Dok.IDN Times/Basarnas Bali)

Hari pertama pencarian, Basarnas Bali menerjunkan 9 orang personel mencari korban. Petugas menyisir seputaran posisi korban dinyatakan terseret arus. Pencarian juga dilengkapi dengan alat pendeteksi obyek di bawah permukaan air, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Kami gunakan 2 unit rubber boat Basarnas Bali serta Balawista dan tim membawa alat Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air," terangnya.

Selanjutnya pencarian pada Jumat (29/6/2023) Basarnas Bali menerjunkan sebanyak 8 orang personel, dengan fokus pencarian di seputaran Pantai Kedonganan menggunakan rubber boat.

3. Jasad korban ditemukan terdampar dan tidak mengenakan pakaian

Jasad Korban Terseret Arus Pantai Kedonganan Ditemukan Tanpa BusanaEvakuasi jasad korban terseret arus di Pantai Kedonganan. (Dok.IDN Times/Polresta Denpasar)

Sementara itu, jasad korban telah ditemukan pada Kamis (29/6/2023) terdampar di pesisir pantai dengan jarak 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian. Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengatakan, jasad korban langsung dievakuasi dengan menggunakan mobil ambulans Balawista Badung ke Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar. Pada saat ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia tanpa menggunakan pakaian.

“Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tanpa menggunakan pakaian. Sesuai dengan kejadian orang tenggelam pada Rabu 28 Juni 2023 di Pantai Kedonganan (korban),” ungkapnya.

Baca Juga: Bali Tattoo Expo 2023 Digelar Tiga Hari, Para Seniman Bakal Hadir!

Topik:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya