Bandara Ngurah Rai Bali Bangun Posko Terpadu Monitoring KTT G20

Pastikan infrastruktur, fasilitas, dan layanan bandara

Badung, IDN Times – PT Angkasa Pura I membuka operasional Posko Terpadu Monitoring KTT G20 melalui apel pembukaan. Acara tersebut dilaksanakan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, pada Kamis (10/11/2022).

Pembukaan posko ini juga diikuti secara virtual oleh bandara kelolaan Angkasa Pura I yang telah ditetapkan sebagai lokasi penempatan pesawat delegasi KTT G20.

Baca Juga: Bali Tak Dilibatkan dalam Pertunjukan Kesenian KTT G20

1. Operasionalkan posko terpadu hingga 22 November 2022

Bandara Ngurah Rai Bali Bangun Posko Terpadu Monitoring KTT G20Situasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada November 2022. (Dok.IDN Times/Bandara Ngurah Rai)

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, mengungkapkan bahwa Posko Terpadu Monitoring KTT G20 telah beroperasi pada 10 hingga 22 November 2022. Keberadaan posko ini juga untuk memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas, serta layanan di bandara pendukung KTT G20 yang akan berlangsung pada 15-16 November mendatang. Ia mengatakan bahwa Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai gerbang utama bagi para kepala negara dan kepala pemerintahan. 

"Dari sisi infrastruktur bandara, penerapan standar layanan, dan penerapan rekayasa operasional bandara, baik di sisi udara dan sisi darat untuk memastikan kelancaran operasional penanganan penerbangan dan delegasi," ungkapnya.

Kesiapan ini diungkapkan tidak hanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai saja, akan tetapi juga bandara kelolaan Angkasa Pura I lainnya yang menjadi pendukung selama penyelenggaraan KTT G20.

2. Diawaki personel gabungan sebanyak 4.498 orang

Bandara Ngurah Rai Bali Bangun Posko Terpadu Monitoring KTT G20Posko Terpadu Monitoring KTT G20 di Bandara Ngurah Rai Bali. (Dok.IDN Times/humas)

Selama periode operasional Posko Terpadu Monitoring KTT G20 akan diawaki sebanyak 4.498 personel gabungan. Personel tersebut di antaranya dari internal Angkasa Pura I, TNI AU, TNI AL, TNI AD, Basarnas, Kepolisian, Otoritas Bandara, Airnav Indonesia, Imigrasi, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Balai Karantina, maskapai penerbangan, ground handling, serta anak usaha Angkasa Pura I.

Faik mengatakan bahwa terkait keamanan, Angkasa Pura I telah melaksanakan koordinasi dengan berbagai instansi yaitu Kepolisian Daerah Provinsi Bali, TNI, Paspampres, serta Desa Adat penyangga Bandara I Gusti Ngurah Rai.

3. Ada beberapa langkah Angkasa Pura I untuk melancarkan KTT G20

Bandara Ngurah Rai Bali Bangun Posko Terpadu Monitoring KTT G20Situasai Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali. (IDN Times/Ayu Afria)

Dalam mendukung kelancaran pelaksanaan KTT G20, Angkasa Pura I akan menjalankan sejumlah langkah, di antaranya:

  • Memastikan kelancaran operasional bandara
  • Melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait
  • Mengoptimalkan kapasitas bandara untuk melayani pesawat utama, pendamping, dan komersial
  • Mengatur slot penerbangan komersial untuk menyesuaikan dengan penerbangan VVIP delegasi KTT G20

Topik:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya