Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 24 Januari 2026, Saatnya Menggarap Sawah

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
Intinya sih...
  • Hari baik menurut Hindu Bali 24 Januari 2026 adalah pamacekan dan dadig krana
  • Geni murub, macekan lanang, dan Guntur umah juga merupakan hari baik dengan aktivitas yang spesifik
  • Kala dangu, gni rawana jejepan, Kala gotongan, dan macekan agung juga memiliki kegiatan yang baik dilakukan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Selamat pagi semuanya, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga baik dan sehat selalu ya. Sebelum memulai aktivitas pada Sabtu, 24 Januari 2026 ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali. Ramalan ini berdasarkan Kalender Bali Digital yang diawali dengan pamacekan

Pamacekan adalah hari baik untuk mengerjakan sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya atau upacara agama Hindu. Sementara itu dadig krana adalah hari baik untuk menanam tebu dan mentimun. Namun, tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan, dan bersenggama. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya?

Baca selengkapnya di bawah ini.

Hari baik untuk segala pekerjaan dengan api

Ilustrasi tembikar (freepik/jcstudio)
Ilustrasi tembikar (freepik/jcstudio)

Geni murub merupakan hari baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api seperti membakar bata mentah, genteng, dan lain-lain. Namun, hari ini tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. 

Macekan lanang merupakan hari baik untuk membuat taji, tombak, keris, dan alat penangkap ikan. Namun, hari ini tidak baik untuk upacara yadnya. Ada juga hari yang disebut dengan dina carik yang tidak baik dipakai dewasa. 

Hari baik untuk membangun rumah

ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)

Guntur umah atau graha adalah hari baik untuk membangun atau memindahkan rumah. Kala dangu merupakan hari yang tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, dan bepergian. 

Gni rawana jejepan merupakan hari baik untuk mulai pekerjaan yang menggunakan api seperti membakar genteng, batu bata, keramik, gerabah, membuat senjata tajam atau pandai besi. Namun, tidak baik mengatapi rumah, melaspas atau mengupacarai bangunan baru, dan bercocok tanam.

Hari baik untuk memulai suatu usaha

ilustrasi usaha kuliner (unsplash.com/Kelvin Zyteng)
ilustrasi usaha kuliner (unsplash.com/Kelvin Zyteng)

Kala gotongan merupakan hari baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. Macekan agung adalah hari baik untuk membuat benda-benda runcing untuk pura seperti pengawin, tombak, senjata pengider-ider, dan lain-lain.

Ada juga hari salah wadi yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya, seperti wiwaha atau perkawinan, mapendes atau potong gigi, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik melakukan upacara Pitra Yadnya, seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Manggih Suka, Pratiti: Bhawa.

Share
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest Life Bali

See More

Hari Baik Menurut Hindu Bali 24 Januari 2026, Saatnya Menggarap Sawah

24 Jan 2026, 08:10 WIBLife