Gianyar, IDN Times Bali – Kepergian Diego Campos dari Bali United menyisakan cerita emosional. Tak lama setelah resmi berpisah dengan Serdadu Tridatu, pemain asal Kosta Rika itu mengunggah curahan hati yang menyentuh terkait cedera parah yang mengubah perjalanan kariernya di Pulau Dewata.
Melalui akun media sosial pribadinya, Diego mengaku membutuhkan waktu untuk bisa menerima situasi yang dialaminya. Cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) yang didapat saat menghadapi PSM Makassar pada 27 April 2026 menjadi titik yang paling berat dalam hidupnya.
“Beberapa minggu terakhir menjadi masa yang sangat sulit. Saya tidak mengerti mengapa ini harus terjadi ketika semuanya sedang berjalan begitu baik,” tulis Diego dalam unggahannya, Selasa (9/6/2026).
