Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Eks Bek Timnas Finlandia, Thomas Lam Gabung Bali United

Eks Bek Timnas Finlandia, Thomas Lam Gabung Bali United
Pemain baru Bali United, Thomas Lam (Instagram.com/@thomaslam)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Bali United resmi merekrut bek Finlandia Thomas Lam untuk memperkuat lini pertahanan setelah evaluasi musim lalu menunjukkan sektor belakang belum maksimal.
  • Thomas Lam pernah bermain di AZ Alkmaar dan PEC Zwolle, serta kembali bereuni dengan pelatih Johnny Jansen yang kini menukangi Bali United.
  • Dengan pengalaman bermain di berbagai liga Eropa hingga Australia, Thomas Lam diharapkan membawa stabilitas dan kepemimpinan baru bagi pertahanan Serdadu Tridatu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Klungkung, IDN Times- Bali United berupaya memperkuat sektor pertahanan dengan mendatangkan bek asing Thomas Anton Rudolph Lam, untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Kehadiran pemain berpengalaman asal Finlandia itu menjadi bagian dari evaluasi tim, usai lini belakang Serdadu Tridatu dinilai belum tampil maksimal sepanjang musim lalu. Pengumuman perekrutan Thomas Lam disampaikan langsung oleh CEO Bali United, Yabes Tanuri.

Manajemen berharap kehadiran bek berusia 32 tahun tersebut mampu membawa perubahan signifikan terhadap performa tim, khususnya dalam menjaga pertahanan sekaligus memberikan kontribusi saat situasi bola mati.

"Melihat evaluasi musim lalu, khususnya di lini belakang, kami melihat butuh tambahan pemain di sektor pertahanan. Setelah berkomunikasi dengan tim pelatih, kami melihat Thomas Lam menjadi pilihan terbaik untuk memperkuat Bali United di musim ini," ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (22/7/2026).

1. Bali United fokus benahi pertahanan usai evaluasi musim lalu

Seorang pemain sepak bola mengenakan seragam hijau melompat merayakan gol di lapangan dengan latar stadion penuh penonton.
Pemain baru Bali United, Thomas Lam (Instagram.com/@thomaslam)

Yabes menjelaskan, perekrutan Thomas Lam bukan keputusan yang diambil secara instan. Manajemen sudah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim, terutama di sektor belakang yang menjadi salah satu perhatian utama selama kompetisi musim lalu.

Menurutnya, keputusan mendatangkan Thomas juga merupakan hasil diskusi bersama tim pelatih yang menilai sang pemain memiliki kualitas dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan Bali United.

" Mudah-mudahan dia bisa membantu tim ini disiplin dalam pertahanan dan produktif dalam mencetak gol sehingga peringkat klasemen lebih baik di musim ini," ujar Yabes Tanuri.

2. Pernah satu tim dengan Thom Haye hingga dilatih Johnny Jansen

Seorang pria mengenakan kaus hitam duduk santai di area luar ruangan dengan latar bangunan bergaya tradisional Bali.
Pemain baru Bali United, Thomas Lam (Instagram.com/@thomaslam)

Thomas Lam bukan nama asing di sepak bola Eropa. Bek bertinggi badan 188 sentimeter itu mengawali kariernya di akademi Amsterdam Football Club sebelum bergabung dengan AZ Alkmaar.

Saat memperkuat AZ Alkmaar U-21 pada musim 2013/2014, ia sempat menjadi rekan setim gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye. Setelah itu, perjalanan kariernya berlanjut ke PEC Zwolle.

Menariknya, pada periode ketiganya bersama PEC Zwolle musim 2023/2024, Thomas Lam ditangani langsung oleh Johnny Jansen yang kini menjadi pelatih kepala Bali United. Di klub tersebut, ia juga sempat bermain bersama Mike Hauptmeijer yang kini menjadi penjaga gawang Serdadu Tridatu.

Faktor kedekatan dengan Johnny Jansen dan beberapa pemain Bali United dinilai akan mempermudah proses adaptasi Thomas di Indonesia.

3. Berbekal pengalaman lintas liga Eropa hingga Australia

Seorang pemain sepak bola mengenakan seragam biru muda sedang menggiring bola di lapangan dengan latar tribun penonton.
Pemain baru Bali United, Thomas Lam (Instagram.com/@thomaslam)

Selain berkarier di Belanda, Thomas Lam juga memiliki pengalaman bermain di berbagai kompetisi luar negeri. Ia pernah memperkuat Nottingham Forest di Inggris, FC Twente di Belanda, Melbourne City di Australia, hingga terakhir membela Apollon Limassol FC di Liga Siprus.

Dengan jam terbang di sejumlah liga kompetitif tersebut, Thomas diharapkan menjadi sosok pemimpin baru di lini belakang Bali United.

Pengalaman internasional yang dimilikinya diyakini dapat meningkatkan kualitas pertahanan Serdadu Tridatu sekaligus membantu tim bersaing di papan atas Super League musim 2026/2027.

Share Article
Editorial Team

Latest Sport Bali

See More