Asian Games Aichi-Nagoya 2026, CdM Sambangi Pusat Pelatihan di Bali

- Chef de Mission Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, memastikan kesiapan atlet menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui visitasi ke pusat latihan cabang olahraga di Bali.
- Kunjungan CdM ke Nagoya dan Tokyo dilakukan untuk memetakan tantangan serta menyusun strategi agar performa atlet Indonesia bisa maksimal meski tuan rumah belum sepenuhnya siap.
- Atlet lompat jauh Maria Natalia Londa mengaku persiapannya sudah mencapai 80 persen dengan latihan di Pantai Sanur, fokus pada daya tahan, kekuatan, dan penyempurnaan teknik.
Denpasar, IDN Times - Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, memastikan kesiapan atlet Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung pada 19 Setember - 4 Oktober 2026 mendatang. Salah satu langkah dilakukan adalah visitasi ke Pemusatan Latihan Cabang Olahraga di Bali.
Visitasi tersebut dilakukan mulai dari cabor atletik, dengan menemui sejumlah atlet yang berolahraga, pihaknya berharap mendapatkan masukan langsung terkait apa yang bisa dimaksimalkan untuk membantu meningkatkan performa atlet saat bertanding nantinya.
"Sebenarnya karena tugas utama kami sebagai Chef de Mission itu adalah untuk bisa memastikan para atlet dan official kita untuk bisa bertanding secara optimal nanti," jelas Todotua.
Lebih lanjut, ia berharap atlet Indonesia bisa menyumbang medali sebanyak mungkin, terutama yang telah ditargetkan oleh Kemenpora. Dukungan yang diberikan tidak tanggung-tanggung, pihak CdM Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 telah pergi ke Nagoya, Tokyo untuk melihat venue dan me-mapping tantangan.
Dalam hal persiapan, Todotua Pasaribu menyebutkan pihak tuan rumah belum melakukan dengan maksimal. Namun dengan kunjungan ke venue tersebut, pihaknya jauh bisa mengatur strategi maksimal untuk atlet Indonesia.
"Kita yakin dan percaya atletnya juga pasti akan memberikan yang maksimal lah buat Merah Putih," ucapnya.
Salah satu atlet Maria Natalia Londa alias Londa (35), menyampaikan telah melakukan persiapan mencapai 80 persen. Persiapan yang ia lakukan dimaksimalkan di Pantai Sanur, kembali kel alam.
Ia secara konsisten meminimalisir kekurangan-kekurangannya dengan daya tahan dan kekuatan, yang ia akui hanya diperoleh ketika latihannya di pantai. Ia berharap, kali ini akan mengulang keberhasilan pertandingan sebelum-sebelumnya.
"Sisa 20 persennya lagi itu memang jaga kesehatan, jaga mental sama memperbaiki beberapa teknik untuk lompat triple jump," jelasnya.





















