Bali United Hadapi Malut United dengan Skuad Belum Lengkap

Bali United bersiap menghadapi Malut United dengan kondisi skuad belum ideal karena beberapa pemain utama masih cedera dan belum sepenuhnya pulih.
Pelatih Johnny Jansen tetap mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Yachida sebagai motor serangan, berharap semangat tim seperti saat melawan Persib Bandung.
Jansen mewaspadai transisi cepat Malut United dan menekankan fokus penguasaan permainan agar Bali United bisa meraih kemenangan penting di kandang.
Klungkung, IDN Times - Bali United bakal menjalani laga penting saat menjamu Malut United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, pada Minggu (19/4/2026) malam.
Duel ini jadi kesempatan Serdadu Tridatu untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan di pekan sebelumnya. Namun Serdadu Tridatu "pincang" karena beberapa pemain utama masih cedera.
Pertemuan ini juga menjadi yang kedua bagi kedua tim musim ini. Pada putaran pertama, Bali United harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 3-3 di Stadion Kie Raha.
Bali United maupun Malut United kompak menelan hasil minor di laga terakhir. Bali United harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 3-2. Sementara Malut United tumbang 1-2 dari Dewa United.
Meski begitu, Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menegaskan lawannya tetap berbahaya.
“Memang mereka datang dengan hasil kurang bagus, tapi tetap tim yang kuat. Pertandingan nanti tidak akan mudah. Saya harap pemain bisa menunjukkan semangat seperti saat melawan Persib dan kali ini bisa menang,” ujar Johnny Jansen, Minggu (19/4/2026).
1. Beberapa pemain utama masih cedera

Bali United belum tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain masih dalam proses pemulihan cedera.
Beberapa nama seperti Brandon Wilson sudah kembali berlatih, namun kondisinya belum sepenuhnya fit. Lalu Reyner Barusu masih butuh waktu untuk pulih. Sementara Jordy Bruijn kondisinya belum stabil, dan Mirza Mustafic masih dalam penanganan tim medis.
"Kondisi ini membuat tim pelatih harus memutar strategi untuk menentukan komposisi terbaik di lapangan," ungkap Johnny Jansen.
2. Andalkan Yachida sebagai motor serangan

Dengan beberapa pemain yang masih cedera, Bali United diprediksi masih menggunakan formasi andalan 4-3-3 saat melawan Malut United.
Posisi belakang masih mengandalkan duet Gopel di bek sayap kanan, lalu Ferari dan Bagas Adi sebagai centre bek, serta Rizky Fajrin di bek kiri.
Pada lini tengah, Jansen akan kembali memainkan duet Kadek Agung dan Receveur di tengah, serta Yachida yang bermain eksplosif. Yachida saat melawan Persib Bandung mampu menjadi motor serangan bagi lini serang Bali United.
Sementara di lini depan, dipasang duet Campos, M Rahmat dan Arjuna.
"Laga nanti akan terbilang sulit dan harapan saya para pemain memiliki semangat juang seperti melawan Persib Bandung pekan lalu dan kali ini bisa meraih kemenangan," jelas Jansen.
3. Johnny mewaspadai transisi cepat Malut

Untuk mengantisipasi kekuatan Malut United, Bali United memaksimalkan sesi latihan dengan analisa permainan lawan. Jansen menyebut, Malut United punya transisi permainan uang cepat dan itu menjadi perhatian utama timnya.
“Kami sudah analisa permainan mereka, termasuk kelemahan individu pemain. Mereka punya transisi cepat, jadi kami harus fokus mengontrol pertandingan agar bisa meraih kemenangan,” jelasnya.
Bali United masih berada di peringkat ke-10 klasemen dengan 36 poin dari 27 pertandingan. Sementara Malut United lebih unggul di posisi ke-5 dengan koleksi 46 poin.
Dengan selisih poin yang cukup jauh, laga ini jadi krusial bagi Bali United untuk menjaga peluang naik ke papan atas.


















