Arema FC Akui Kelelahan Setelah Pergantian Pemain

- Arema FC kalah 3-1 dari Persija dalam perebutan juara ketiga Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
- Pelatih Marcos Santos menyebut Arema sempat mengendalikan laga, tetapi tim mulai kelelahan setelah pergantian pemain dan gagal mempertahankan performa.
- Marcos mengaku frustrasi, namun menjadikan hasil ini bahan refleksi untuk mempersiapkan Arema FC menghadapi Liga 1 dalam beberapa pekan ke depan.
Gianyar, IDN Times - Arema FC harus menerima kekalahan dengan skor 3-1 setelah melawan Persija dalam perebutan juara ketiga Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Kamis (6/8/2026).
Kepala Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengatakan pemain Arema FC mengawali pertandingan dengan sangat baik. Namun, saat pergantian pemain, Marcos mengakui bahwa para pemain mulai kelelahan.
“Kita memulai pertandingan dengan sangat baik dan kita bangga dengan tim kita, karena kita memiliki kendali dalam pertandingan. Awalnya kita memenangkan permainan, tapi ketika mulai substitusi pemain, kita mulai kelelahan,” jelas Marcos dalam Konferensi Pers Piala Presiden.
Ia mengaku hasil pertandingan ini membuatnya cukup frustasi. Meskipun demikian, Marcos menegaskan agar pertandingan ini sebagai refleksi untuk mempersiapkan performa tim berlogo kepala singa ini agar semakin maksimal pada pertandingan lainnya.
“Tentu saja kita frustasi dengan hasilnya, kita ingin memenangkan pertandingan lainnya. Kita berusaha sampai akhir tapi akhirnya kita menghadapi banyak hal dan kita masih bisa tumbuh lagi,” paparnya.
Usai Piala Presiden, Marcos akan mempersiapkan Arema FC untuk menghadapi Liga 1. Saat ini tersedia beberapa pekan lagi menuju pertandingan berikutnya.
“Kita juga memastikan bahwa semua orang paham seberapa besar Arema. Logo Arema adalah Singa, ketika semua orang memahami ini kita akan siap menghadapi Liga Satu,” tegasnya.


















