Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Warga Binaan Lapas Tabanan Dilatih Nyablon dan Laundry

Kab. Tabanan
Warga Binaan Lapas Tabanan Dilatih Nyablon dan Laundry
Pelatihan sablon dan laundry bagi warga binaan di Lapas Tabanan (Dok.IDN Times/istimewa)
  • Warga binaan Lapas Tabanan mendapat pelatihan kemandirian mencuci motor, teknik sablon, dan jasa laundry.
  • Pelatihan diikuti oleh 40 orang warga binaan dengan pembagian 20 orang untuk sablon dan 20 lainnya untuk laundry.
  • Pelatihan kemandirian merupakan hak narapidana sesuai UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dengan syarat tertentu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tabanan, IDN Times - Selain ketrampilan mencuci motor, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan juga mendapat bekal teknik sablon dan laundry dalam bentuk pelatihan kemandirian.

Pembukaan pelatihan kemandirian ini digelar Rabu (23/10/2024)  dan akan mengikuti pelatihan sebanyak 12 kali pertemuan. Pengelola lapas berharap, para warga binaan mendapatkan berbagai macam keterampilan sehingga mereka siap  berintegrasi kembali ke masyarakat.

  1. 1. Total 40 orang warga binaan mengikuti pelatihan

    Pelatihan sablon dan laundry bagi warga binaan di Lapas Tabanan (Dok.IDN Times/istimewa)
    Pelatihan sablon dan laundry bagi warga binaan di Lapas Tabanan (Dok.IDN Times/istimewa)

    Pada pelatihan kemandirian kali ini warga binaan diberikan pelatihan teknik sablon direct to film (DFT) dan jasa laundry.

    Kepala Lapas (Kalapas) Tabanan, Muhamad Kameily mengatakan total peserta yang mengikuti pelatihan adalah 40 orang warga binaan. "Peserta ini dibagi dua, dimana 20 orang warga binaan mengikuti pelatihan sablon sementara 20 orang lainnya mengikuti pelatihan laundry," ujarnya, Rabu (23/10/2024).

    Kameily melanjutkan Lapas Tabanan memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan kemandirian yang merupakan salah satu hak bagi narapidana sebagaimana tertuang dalam UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

  2. 2. Peserta pelatihan dipilih yang memenuhi persyaratan

    Pelatihan sablon dan laundry bagi warga binaan di Lapas Tabanan (Dok.IDN Times/istimewa)
    Pelatihan sablon dan laundry bagi warga binaan di Lapas Tabanan (Dok.IDN Times/istimewa)

    Menurut Kameily, pelatihan tersebut digelar  tidak serta merta hanya untuk mengisi waktu luang warga binaan selama menjalani masa pidana di dalam Lapas. "Penentuan peserta juga telah dilakukan asesmen sehingga hanya yang dianggap layak dapat mengikuti pelatihan ini," ujarnya.

    Adapun syarat warga binaan mengikuti pelatihan kemandirian tersebut antara lain:

    • Warga binaan yang berdasarkan hasil assessment dari assessor memiliki minat dan bakat
    • Warga binaan yang telah disidangkan dalam Sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) di Lembaga Pemasyarakatan atas rekomendasi assessor
    • Warga binaan yang belum pernah mengikuti jenis kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan.
  3. 3. Pelatihan digelar selama 12 kali pertemuan

    inspirasi desain laundry room (unsplash.com/@lisaanna195)
    inspirasi desain laundry room (unsplash.com/@lisaanna195)

    Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/ Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Komang Suryana mengungkap, pelatihan teknik sablon dan jasa laundry dipimpin instruktur yang memang ahli di bidang tersebut. Setiap warga binaan akan mengikuti 12 kali pertemuan.

    “Harapan kami para peserta dapat menyerap semua ilmu yang ada. Selain itu warga binaan peserta pelatihan juga akan diberikan sertifikat untuk dapat dipergunakan ketika nanti bebas dari lapas,” terangnya.

Share Article

Related Articles

See More