Denpasar, IDN Times – Gubernur Bali, I Wayan Koster, pada Selasa (15/3/2022), menanggapi catatan data pelanggaran proyek Tol Gilimanuk-Mengwi yang dijelaskan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali. Saat itu, Koster memang mengakui bahwa proyek tersebut mengorbankan lahan, namun menurutnya, luasan lahan yang dikorbankan tidak seperti data yang disampaikan oleh WALHI Bali.
WALHI BALI mencatat bahwa total area pertanian sawah yang diterabas mencapai 1.300 hektare. Sedangkan menurut Koster, angkanya hanya 1.100 hektare, itu pun merupakan lahan yang sebagian besar adalah ladang.
Menanggapi hal tersebut, Direktur WALHI Bali, Made Krisna ‘Bokis’ Dinata, meminta Gubernur Bali agar berani buka-bukaan dalam kurun waktu 3 kali 24 jam, khususnya terkait luasan lahan yang diterabas proyek strategis nasional ini.
