Universitas Hasanuddin Singkirkan Unair Debat Soal CSR

Denpasar, IDN Times - Perwakilan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) telah bertarung dalam Liga Debat Mahasiswa 2025 IDN Times sesi ketujuh terkait Efektifkah program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan berkelanjutan?, pada Rabu (21/5/2025).
Selama berlangsungnya pelaksanan debat, tim kontra tercatat beberapa kali kehabisan waktu pada setiap sesi. Meski demikian, tetap berhasil memperoleh poin tinggi.
1. Unair berpendapat, CSR efektif untuk memperkuat loyalitas pelanggan

Dalam debat kali ini, Unair sebagai Tim Pro yang diwakili oleh tiga mahasiswa Fisip di antaranya Irfan Ahmad Yasin, Muhammad Irham Arrasyid dan Abdullah Abimanyu Harahap. Menurut Ketua Tim, Irfan, ada keterkaitan antara CSR dan SDGs. CSR sangat penting karena bukan hanya baik untuk masyarakat, tetapi juga bagian strategi bisnis itu sendiri. Perusahaan yang aktif melakukan CSR akan memperoleh kepercayaan publik, meningkatkan kepercayaan publik, juga reputasi merek, dan memperkuat loyalitas pelanggan.
"Lebih dari itu CSR dapat menjadi alat mitigasi risiko lingkungan serta mempererat hubungan dengan pemangku kepentingan. Dengan kata lain, CSR bukan beban bagi perusahaan tetapi bisa menjadi investasi jangka panjang," terangnya.
Bagaimana jika perusahaan tidak melakukan CSR atau tidak memberikan tanggung jawab sosialnya? Perusahaan akan menghadapi konsekuensi serius dan dicap hanya mementingkan keuntungan semata tanpa memberikan dampak positif yang nyata.
Abdullah Abimanyu Harahap menambahkan, hari ini perusahaan atau swasta atau BUMN memegang peran secara sentral yang membentuk arah pertumbuhan ekonomi. Namun tidak bisa ditutupi, juga ada dampak negatif ke lingkungan dan sosial masyarakat.
"Saat ini ada banyak regulasi untuk memperkuat CSR lebih ketat. Di banyak perusahaan CSR menjadi departemen sendiri yang mengelola dari hulu ke hilir. Ini bisa menyelesaikan masalah pendidikan, lebih dari 60 ribu beasiswa digulirkan misalnya oleh Freeport. Yang paling penting CSR membentuk budaya kemanusian dalam bisnis," ungkapnya.
2. Bagi Tim Unhas, CSR digunakan untuk menjustifikasi eksploitasi perusahaan

Sedangkan, Tim kontra adalah Unhas yang terdiri dari Abd Salam Saputra, Nazal Amim Firdaus, dan Muh Hafizh Hawari. Menurut Abd Salam Saputra, CSR tidak memenuhi indikator secara seimbang dan mengorbankan secara signifikan kebutuhan generasi mendatang.
"Kami percaya CSR digunakan untuk menjustifikasi eksploitasi perusahaan atas kerusakan yang mereka sudah lakukan," ungkapnya.
Alasannya bahwa ketika perusahaan melakukan CSR, publik dan media cenderung melihat CSR sebagai balasan yang adil atas kerusakan yang mereka perbuat. Padahal kontribusi CSR selalu lebih kecil dari kerusakan masih yang ditimbulkan.
Kemudian di dunia pendidikan, pihak perusahaan memberikan hibah CSR ke dunia pendidikan dalam bentuk hibah penelitian atau beasiswa kepada para akademisi. Hal tersebut dinilainya melegitimasi aktivitas eksploitatif mereka secara akademik.
"Artinya CSR digunakan untuk membungkam kritik dari aktor-aktor krusial ini," ungkapnya.
Begitu juga pemerintah yang menurutnya enggan menindak berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan, karena mereka mendapatkan keuntungan politik elektoral.
3. Unhas memperoleh nilai yang unggul untuk debat

Satu panelis dari Yayasan Indonesia Arie Rostika Utami, mengatakan bahwa public speaking kedua tim luar biasa. Semua peserta debat percaya diri dan cukup jelas menjelaskan mosi. Selain itu, riset dan referensi yang mereka gunakan juga cukup kuat. Inilah yang menjadi modal peserta debat dalam menangkis isu pro dan kontra soal CSR.
"Referensi contoh perlu diperkuat lagi. Kami memberikan poin 239 untuk Universitas Airlangga. Lalu untuk Universitas Hasanuddin 243. Selamat kepada Universitas Hasanuddin," terangnya.








![[QUIZ] Tipe-Tipe Liburan di Bali, Ini Karakter Upin Ipin Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250506/1000008112-a9936ff4ece60dc64a0fc7d3e0c841a5.png)
![[QUIZ] Dari Tiga Macam Sifat Triguna, Ini Tokoh Upin dan Ipin Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250525/img-20250524-171040-a4e4cddefdae713cd1a3efe97f21f1d1-18c86825124943ca3aa285fede1cb3b7.jpg)









