Denpasar, IDN Times - Aktivitas di rumah sudah dimulai sejak pukul 07.00 pagi, meja makan berubah jadi meja kerja, kursi dipenuhi tas dan barang, sementara sudut ruangan perlahan dipenuhi barang yang nanti dibereskan. Tanpa disadari, rumah yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman justru terasa semakin sempit dan tidak teratur.
Fenomena ini semakin umum terjadi, terutama di hunian modern dengan ruang terbatas. Banyak orang menyadari bahwa masalahnya bukan pada luas rumah, melainkan pada bagaimana ruang dimanfaatkan.
Marketing General Manager PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Yoelius Saputra memberikan tips khusus untuk masyarakat dalam menata atau mengelola ruang secara lebih praktis sehingga mendukung kualitas hidup yang lebih baik. “Rumah yang rapi bukan hanya soal estetika, tetapi juga berdampak pada kesehatan, kenyamanan, hingga produktivitas," katanya.
