Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tidak Ada Kekerasan Pada Korban Meninggal di Sumur

Tidak Ada Kekerasan Pada Korban Meninggal di Sumur
Evakuasi korban dari dalam sumur di Denpasar Selatan (Dok.IDN Times/Basarnas Denpasar)

Denpasar, IDN Times - Kematian seorang laki-laki bernama I Nyoman Suparta (60) yang ditemukan di dalam sumur sedalam empat meter di Jalan Pendidikan II, Sidakarya Kecamatan Denpasar Selatan, pada Jumat (28/2/2025) lalu, dipastikan tidak mengalami kekerasan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, berdasarkan hasil olah TKP Inafis Polresta Denpasar. Kendati ditemukan pemberat, namun lidah korban tidak menjulur. Selain itu juga dilakukan penekanan pada hidung korban dan mengeluarkan cairan.

"Nihil ditemukan tindakan kekerasan pada tubuh korban," terangnya.

1. Ada pemberat barbel terikat tali plastik

Evakuasi korban dari dalam sumur di Denpasar Selatan (Dok.IDN Times/Basarnas Denpasar)
Evakuasi korban dari dalam sumur di Denpasar Selatan (Dok.IDN Times/Basarnas Denpasar)

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, mengatakan pergelangan kaki korban terikat kain selendang warna ungu. Kemudian satu barbel terikat pada kain selendang berwarna cream, yang diikatkan pada selendang berwarna ungu di kaki korban. Barbel tersebut juga terikat pada tali plastik berwarna biru yang terikat pada tiang kayu di samping sumur.

"Korban tenggelam dalam sumur di bawah permukaan air. Tali sumur melintang di ketiak lengan kiri korban," terangnya.

2. Istri korban mencurigai tali sumur yang terasa berat

Evakuasi korban dari dalam sumur di Denpasar Selatan (Dok.IDN Times/Basarnas Denpasar)
Evakuasi korban dari dalam sumur di Denpasar Selatan (Dok.IDN Times/Basarnas Denpasar)

Warga Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan tersebut sempat dicari-cari istrinya di area kos-kosan milik korban. Istri korban mencari keberadaannya yang dibantu oleh anak kosnya. Kecurigaan terjadi ketika istri berusaha menarik tali sumur di area kos, hingga diketahui ternyata suaminya berada di dalam sumur.

"Pada saat mencari di sumur kosan, ibu kos menarik tali sumur dan berkata 'Kok berat ya,' selanjutnya saksi berinisiatif membantu menarik tali sumur. Setelah sampai atas, nampak terlihat pertama kepala korban dan tubuh korban," jelasnya.

3. Korban berpamitan mengecek saluran air

Ilustrasi. Evakuasi korban dari dalam sumur di Denpasar Selatan (Dok.IDN Times/Basarnas Denpasar)
Ilustrasi. Evakuasi korban dari dalam sumur di Denpasar Selatan (Dok.IDN Times/Basarnas Denpasar)

Kepada istrinya, korban berpamitan mengecek saluran air di kos-kosan miliknya. Korban yang tak kunjung kembali ke rumah kemudian membuat sang istri gundah, dan melakukan pencarian. Saksi melihat tas pinggang milik korban ada di dalam gudang tetapi korban tidak ada.

Tim Search and Rescue (SAR) Denpasar lalu mengevakuasi korban setelah menerima informasi dari BPBD Provinsi Bali. Sebanyak 10 orang personel bergerak ke lokasi dengan dua unit rescue car, serta dilengkapi peralatan mountaineering untuk mengevakuasi korban.

Share
Topics
Editorial Team
Ayu Afria Ulita Ermalia
Irma Yudistirani
Ayu Afria Ulita Ermalia
EditorAyu Afria Ulita Ermalia
Follow Us

Latest News Bali

See More

Solusi Sampah Organik Bali Rp400 Miliar, Dibangun di Bekas Lahar Gunung

07 Apr 2026, 12:03 WIBNews