Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tanah Tergerus, Jalan di Perbatasan Kukuh-Belayu Tabanan Terancam Putus
Penebangan pohon bunut sebagai langkah antisipasi tanah tergerus dibawah Jalan Marga-Belayu, Tabanan (Dok. Istimewa)
  • Tanah di bawah jalan perbatasan Desa Kukuh dan Belayu, Tabanan, tergerus hebat hingga mengancam putusnya jalan serta bangunan di atasnya.
  • Pemerintah desa bersama BPBD dan DLH Tabanan melakukan langkah antisipasi seperti memangkas pohon bunut yang akarnya tergerus agar tidak membahayakan pengendara.
  • Jalan ini merupakan jalur provinsi penghubung vital, dan jika putus hanya tersedia jalur alternatif lewat sawah yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDN Times - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan tanah di bawah jalan di perbatasan Desa Kukuh dan Desa Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, tergerus hingga membahayakan jalan dan bangunan di atasnya. Peristiwa penggerusan terjadi dalam skala besar pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

"Kalau tergerus skala besarnya terjadi siang tadi. Cuma dari dulu memang tergerus sedikit demi sedikit, setiap ada kendaraan lewat. Jalannya ini ada di atas sungai dan lorong tanah," ujar Perbekel Kukuh, Made Sugianto, Rabu (15/4/2026).

1. Jalan perbatasan Kukuh-Belayu terancam putus

Video viral yang menampakkan proses tergerusnya tanah di jalan perbatasan Kukuh-Belayu Tabanan (instagram.com/tabanan.viral)

Penggerusan tanah yang terjadi secara masif ini dikhawatirkan membuat bangunan yang berlokasi di atasnya longsor. Begitu juga jalan perbatasan Kukuh-Belayu terancam putus jika penggerusan ini tidak segera ditangani.

"Di bawah jalan ini ada Sungai Yeh Ge. Saat ini aliran sungai sudah mulai meluap karena alirannya tertutup longsoran dan pohon tumbang," kata Sugianto.

Menurut Sugianto, pihak Desa bersama Camat Marga, DLH Tabanan dan BPBD Tabanan telah melakukan langkah antisipasi dengan memangkas pohon bunut yang ada di jalan tersebut. "Pemangkasan ini dilakukan agar pohon bunut tidak mencelakai pengendara yang lewat apabila tumbang. Sebab, akarnya sudah tinggal sedikit karena tanahnya tergerus," jelas Sugianto.

2. Jalan perbatasan Margha-Belayu masuk ke Jalan Provinsi

Penebangan pohon bunut sebagai langkah antisipasi tanah tergerus dibawah Jalan Marga-Belayu, Tabanan (Dok. Istimewa)

Mengenai keretakan tanah dibawah jalan, menurut Sugianto pihaknya bersama pihak Desa Belayu telah melapor ke Provinsi Bali agar mendapatkan penanganan. "Jalan ini masuk ke jalan Provinsi Bali. Sudah kami laporkan agar bisa segera mendapatkan penanganan," kata Sugianto.

Jalan perbatasan Kukuh-Belayu ini menghubungkan jalur-jalur vital seperti ke Bedugul, Margarana hingga Mengwi.

3. Jalan alternatif lewat sawah

Penebangan pohon bunut sebagai langkah antisipasi tanah tergerus dibawah Jalan Marga-Belayu, Tabanan (Dok. Istimewa)

Apabila jalannya putus, menurut Sugianto, jalan alternatif yang bisa dilewati adalah jalan sawah. Itupun untuk kendaraan roda dua.

"Kendaraan roda empat tidak memungkinkan untuk lewat jalur alternatif ini," ujarnya.

Meski sudah terjadi gerusan, namun hingga saat ini kendaraan masih lewat di jalan tersebut. "Soalnya mau lewat mana lagi. Diharapkan ini segera mendapatkan penanganan," kata Sugianto.

Editorial Team