Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polresta Denpasar Belum Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan di Hari Raya

Polresta Denpasar Belum Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan di Hari Raya
ilustrasi motor dan mobil (pexels.com/Helena Jankovičová Kováčová)
Intinya Sih
5W1H
  • Polresta Denpasar belum membuka layanan penitipan kendaraan dan barang berharga selama mudik Idul Fitri 2026 karena belum ada kebijakan resmi terkait hal tersebut.
  • Kapolresta mengimbau masyarakat memastikan keamanan rumah atau kos masing-masing dengan pengamanan tambahan agar terhindar dari tindak pencurian saat ditinggal mudik.
  • Selama Januari hingga pertengahan Maret 2026, Polresta Denpasar mengungkap 100 kasus kejahatan 4C dengan total 124 tersangka, didominasi wilayah hukum Polsek Denpasar Barat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Denpasar, IDN Times - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar dan jajaran menyatakan tidak membuka layanan penitipan kendaraan dan barang berharga saat mudik lebaran Idul Fitri tahun ini. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Denpasar, Kombespol Leonardo D Simatupang, pada Jumat (13/3/2026) sore.

Polresta Denpasar dan jajaran belum menyediakan layanan itu karena belum adanya kebijakan terkait, kendati hal tersebut masuk dalam poin ketiga imbauan Kapolda Bali menjelang mudik lebaran dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Untuk sementara belum ada di Polres kita. belum ada yang melakukan penitipan kendaraan ataupun barang-barang berharga mereka," terangnya.

1. Masyarakat bertanggung jawab atas keamanan rumahnya

Polresta Denpasar
Pengungkapan kasus 4C oleh Polresta Denpasar dan polsek jajaran pada Januari hingga pertengahan Maret 2026 (IDN Times/Ayu Afria)

Kombespol Leonardo D Simatupang mengatakan, seandainya ada masyarakat yang ingin menitip kendaraan dan barang berharga, pihaknya tetap akan menerima dengan tangan terbuka.

Berkaitan dengan hal itu, keamanan rumah atau kos yang ditinggal pemudik harus dipastikan aman. Masyarakat juga perlu memastikan keamanan rumahnya masing-masing, dan menggunakan gembok tambahan sehingga tidak mengundang atau memberikan kesempatan kepada pelaku pencurian.

2. Wilayah hukum Denpasar Barat mendominasi kejadian 4C

Polresta Denpasar
Pengungkapan kasus 4C oleh Polresta Denpasar dan polsek jajaran pada Januari hingga pertengahan Maret 2026 (IDN Times/Ayu Afria)

Sementara itu, selama selama Januari hingga pertengahan Maret 2026, Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar bersama jajaran polsek berhasil mengungkap 100 kasus tindak pidana 4C yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pencurian biasa (Cusa).

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga berhasil mengamankan 124 orang tersangka yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kejahatan di wilayah hukum Polresta Denpasar.

"Terhadap 100 kasus ini titik rawan yaitu di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat," terangnya.

3. Pengungkapan kasus meningkat pada Februari 2026

Polresta Denpasar
Pengungkapan kasus 4C oleh Polresta Denpasar dan polsek jajaran pada Januari hingga pertengahan Maret 2026 (IDN Times/Ayu Afria)

Dari data yang dihimpun, pada Januari 2026 tercatat 34 kasus yang berhasil diungkap. Rinciannya adalah 15 kasus curanmor, 8 kasus curat, 1 kasus curas, dan 10 kasus cusa dengan total 40 tersangka.

Pada Februari 2026, Satreskrim Polresta Denpasar bersama jajaran mengungkap 45 kasus. Terdiri dari 16 kasus curanmor, 9 kasus curat, 3 kasus curas, serta 17 kasus cusa dengan total 37 tersangka laki-laki dan 6 tersangka perempuan.

Sementara pada Maret 2026, hingga pertengahan bulan tercatat 21 kasus berhasil diungkap. Yakni 6 kasus curanmor, 5 kasus curat, dan 10 kasus cusa, dengan total 23 tersangka.

"Secara keseluruhan dari tiga bulan tersebut, jumlah pengungkapan kasus mencapai 100 kasus, dengan rincian 37 kasus curanmor, 22 kasus curat, 4 kasus curas, serta 37 kasus cusa. Dari jumlah 124 tersangka yang diamankan, terdiri dari 107 laki-laki, 17 perempuan, serta 5 orang anak," jelasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More