Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kepolisian Bongkar Sindikat Scam di Kuta, Dominasi WNA

Kepolisian Bongkar Sindikat Scam di Kuta, Dominasi WNA
Penggrebekan sindikat scam di Bali (Dok.IDN Times/istimewa)
Intinya Sih
  • Polisi gabungan menggerebek guest house di Kuta setelah laporan dari Kedutaan Filipina terkait dugaan penyekapan WNA yang dijadikan operator scam.
  • Sebanyak 27 orang diamankan, terdiri dari 26 WNA dan 1 WNI, dengan barang bukti berupa perangkat elektronik serta atribut menyerupai instansi hukum luar negeri.
  • WNA yang diamankan masih diperiksa intensif oleh kepolisian dan imigrasi Bali menunggu pelimpahan resmi untuk memproses status keimigrasian mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Badung, IDN Times - Aparat gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar dan Polsek Kuta menggerebek guest house di Jalan By Pass Ngurah Rai, Gang Karang Sari, Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta pada Senin (27/4/2026) sore. Kapolresta Denpasar, Kombespol Leonardo D. Simatupang mengatakan, penggerebekan merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dari Kedutaan Besar Filipina di Jakarta terkait dugaan penyekapan warga negara Filipina yang akan dipekerjakan sebagai operator scam.

"Di lokasi mendapati sejumlah warga negara asing (WNA) dan juga WNI yang tinggal di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati beberapa kamar di lantai dua telah dimodifikasi menjadi ruang kerja yang dilengkapi perangkat elektronik seperti laptop serta jaringan internet Starlink," ungkapnya.

1. Sebanyak 27 orang diamankan

Polresta Denpasar
Penggrebekan sindikat scam di Bali (Dok.IDN Times/istimewa)

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 27 orang diamankan terdiri dari 26 WNA dari berbagai negara dan 1 WNI. Dari jumlah tersebut terdapat warga negara Filipina dan Kenya yang tidak dilengkapi dokumen paspor. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan handphone, laptop, iPad, perangkat internet, serta atribut menyerupai instansi penegak hukum luar negeri.

2. Petugas mendalami keterangan WNA yang sudah diamankan

Polresta Denpasar
Penggrebekan sindikat scam di Bali (Dok.IDN Times/istimewa)

Saat ini, seluruh WNA yang diamankan masih menjalani pendataan dan pemeriksaan intensif oleh tim gabungan dari Polresta Denpasar, Polsek Kuta, Ditreskrimum dan Direktorat Siber Polda Bali. Mereka akan diperiksa untuk mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi. Penyidik juga telah melakukan koordinasi dengan Imigrasi Bali untuk mengecek status keberadaan WNA tersebut.

"Kami dan jajaran akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan serta memastikan perlindungan terhadap para korban," ungkapnya.

3. Pihak imigrasi menunggu pelimpahan dari kepolisian

Ilustrasi scammer online. (Dok. Google Bigpay)
Ilustrasi scammer online. (Dok. Google Bigpay)

Sementara itu, Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai , Husnan Handono mengatakan, hingga Selasa sore para WNA tersebut masih ditangani oleh pihak kepolisian. Pihak imigrasi masih menunggu koordinasi dengan kepolisian.

"Tadi malam imigrasi pendampingan saja. Jadi belum serah terima ke Ngurah Rai," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Ariasandy mengatakan, kasus ini akan diinformasikan ke media besok pagi.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Bali

See More