Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Stok Beras dan Minyak di Bali Aman, Bulog: Warga Jangan Panic Buying
Stok beras Bulog. (Dok. Perum Bulog)
  • Bulog Bali memastikan stok beras dan minyak goreng aman menjelang Nyepi dan Idul Fitri, dengan cadangan beras sekitar 15 ribu ton yang cukup untuk 2,5 hingga 3 bulan ke depan.
  • Serapan beras Bulog Bali mencapai sekitar 60 ton per hari, didukung kerja sama lintas sektor untuk menjaga kestabilan pasokan serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di seluruh wilayah Bali.
  • Harga sembako di Bali terpantau stabil, sementara secara nasional stok Cadangan Beras Pemerintah mencapai 3,74 juta ton dan diproyeksikan naik hingga 5 juta ton pada akhir Maret.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Bulog Bali memastikan stok bahan pangan pokok aman, menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Bulog Bali memperkirakan, beras cadangan yang diperkirakan cukup untuk 2,5 hingga 3 bulan ke depan.

Pemimpin Wilayah Bulog Bali, Muhamad Anwar mengungkap, cadangan beras pemerintah di Bali saat ini di angka 15 ribu ton.

"Kami mengimbau masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global," kata Anwar, pada Selasa malam (11/3/2026).

1. Serapan beras Bulog Bali mencapai 60 ton per hari

Potret beras Bulog (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Muhamad Anwar menjelaskan, serapan hasil produksi beras per hari di Bali sekitar 60 ton, sehingga diperkirakan dalam sebulan serapan itu mencapai 1.800 ton beras. Tingginya penyerapan beras ini diharapkan juga mendukung kestabilan stok beras di wilayah di Bali.

Sementara itu, beberapa wilayah yang tercatat tinggi menyerap beras Bulog, diantaranya Kabupaten Tabanan, Buleleng, dan Kota Denpasar.

"Tahun 2026 sampai bulan ini kami sudah menyerap hasil produksi Bali (gabah) kurang lebih 2000 ton se-Bali. Karena posisi sekarang kan juga belum panen ya," ungkapnya.

Stok beras yang kuat, kata dia, berkat dukungan pasokan minyak goreng serta kerja sama yang baik dari berbagai sektor antara lain, tim Satgas Pangan, pemerintah daerah, dinas terkait, dan stakeholder lainnya.

Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau dalam kondisi aman.

2. Harga bahan pangan relatif stabil

Beras Bulog Premium (Dok. IDN Times)

Bulog Bali bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan, dan kerja sama yang baik antar berbagai stakeholder yang menangani pangan di Provinsi Bali.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di Provinsi Bali, sehubungan dengan itu masyarakat Bali diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

3. Stok pangan dalam negeri di level yang kuat

Ilustrasi beras Bulog. (dok. Humas Perum Bulog tahun 2023)

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog mencapai 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah.

“ Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya pada 9 Maret lalu.

Topics

Editorial Team