Sebagian Kapal Padang Bai-Lembar Belum Siap Operasi Menjelang Mudik
- Enam dari total 26 kapal rute Padang Bai–Lembar masih menjalani docking, sehingga baru 20 kapal yang siap melayani penyeberangan menjelang arus mudik Idul Fitri dan Nyepi 2026.
- BPTD memastikan seluruh kapal yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan, sambil melakukan koordinasi dengan KSOP, ASDP, TNI, dan Polri untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
- Hingga kini belum ada peningkatan signifikan jumlah penumpang di Pelabuhan Padang Bai, namun lonjakan diperkirakan terjadi mulai H-7 Idul Fitri dengan skema pengaturan sudah disiapkan.
Karangasem, IDN Times - Jumlah armada kapal di penyeberangan Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem, menuju Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB), sementara ini berkurang menjelang arus mudik Idul Fitri dan Nyepi 2026. Enam kapal yang biasanya beroperasi di lintasan tersebut, masih menjalani proses docking atau perawatan di galangan.
Akibatnya, dari total 26 kapal yang disiapkan untuk melayani penyeberangan Bali–Lombok, baru 20 kapal yang saat ini dinyatakan siap beroperasi.
Kepala Satuan Pelayanan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padang Bai, I Ketut Sugiartono, mengatakan proses docking merupakan perawatan rutin yang harus dilakukan setiap kapal demi memastikan keselamatan pelayaran.
“Total armada di lintasan ini sebenarnya ada 26 kapal. Namun enam kapal masih menjalani docking, sehingga sementara yang beroperasi baru 20 kapal,” kata Sugiartono, Jumat (13/3/2026).
1. BPTB memastikan armada yang disiapkan telah memenuhi standar keselamatan

Meski jumlah armada berkurang, I Ketut Sugiartoni memastikan kapal yang sudah siap beroperasi telah memenuhi standar keselamatan dan kelayakan laut untuk melayani penumpang maupun kendaraan selama periode mudik.
Selain memastikan kesiapan kapal, pengelola pelabuhan juga mulai melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna mengantisipasi potensi lonjakan penumpang. Rapat koordinasi digelar bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), ASDP Indonesia Ferry, serta unsur TNI, dan Polri.
2. Belum terpantau peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Padang Bai

Koordinasi telah dilakukan untuk membahas berbagai skema pengaturan di pelabuhan, mulai dari pengendalian arus kendaraan, pemeriksaan penumpang, hingga sistem antrean kapal saat arus mudik berlangsung. I Ketut Sugiartoni mengatakan, belum terlihat adanya peningkatan jumlah penumpang secara signifikan dalam beberapa hari terakhir.
3. Peningkatan penumpang diprediksi H-7 Idul Fitri

Jika berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan pemudik biasanya baru mulai terasa sekitar tujuh hari sebelum Idul Fitri.
“Biasanya peningkatan penumpang mulai terlihat sekitar H-7 Lebaran. Kalau nanti ada lonjakan, kami sudah menyiapkan skema pengaturan agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan lancar,” ujar Sugiartono.


















