Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Remaja 3 Hari Hanyut di Pantai Yeh Gangga Tabanan Belum Ditemukan
Tim bersiap mencari korban hanyut di Pantai Yeh Gangga, Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas Polres Tabanan)
  • Seorang remaja bernama I Komang Sastra (12) hanyut terseret arus saat berenang di Pantai Yeh Gangga, Tabanan, pada Kamis sore dan belum ditemukan hingga hari ketiga pencarian.
  • Saksi mata melihat dua anak berenang sebelum ombak besar datang; satu berhasil menyelamatkan diri, sementara korban hilang dan diduga terbawa arus laut.
  • Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian menggunakan perahu karet di sekitar Pantai Yeh Gangga dan Kelating, namun cuaca buruk dengan ombak tinggi serta angin kencang menghambat proses penyisiran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDNTimes - Seorang remaja bernama I Komang Sastra (12) hanyut terbawa arus saat berenang di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Kamis (28/5/2026) sore. Upaya pencarian remaja ini hingga Sabtu (30/5/2026) sore belum membuahkan hasil.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, Nyoman Sri Nadha Giri mengatakan pencarian di hari ke tiga, Sabtu (30/5/2026) belum membuahkan hasil. "Korban belum ditemukan. Tim terjun mulai pukul 07.00 Wita. Rubber boat diturunkan dan pencarian dilakukan di seputaran Pantai Yeh Gangga dan Pantai Kelating,"ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

1. Korban terseret arus saat berenang

ilustrasi tenggelam (pexels.com/Luca Nardone)

Berdasarkan laporan dari Kepolisian Resort (Polres) Tabanan, korban merupakan warga Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan. Dia terseret arus sekitar pukul 16.00 WITA, Kamis (28/5/2026) saat berenang bersama rekannya di bibir Pantai Yeh Gangga.

Saat kejadian, korban bersama rekannya Fadil tengah berenang di Pantau Yeh Gangga. Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret keduanya ke tengah laut. Rekan korban sempat berusaha menarik tangan korban, namun gagal karena kuatnya arus.

2. Saksi mata sempat melihat dua anak berenang sebelum terseret ombak

Ilustrasi Tenggelam (unsplash.com/Tim Marshall)

Saksi mata, I Made Pasek Hartono, mengaku melihat dua anak berusia 13 tahunan tidak memakai baju atasan berenang di areal Pantai Yeh Gangga . Setelahnya ombak besar datang dan saksi melihat ke dua korban terseret ombak.

“Satu anak berusaha menarik temannya (korban) tetapi gagal. Ia kemudian berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai. Sedangkan korban tidak terlihat lagi dan diduga hanyut terbawa arus,” ujar Hartono.

Masyarakat sekitar langsung melaporkan kejadian ini ke aparat setempat. Mendapat laporan tersebut, aparat Polsek Tabanan langsung turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD, Sat Polairud, serta Sat Samapta Polres Tabanan untuk melakukan pencarian bersama tim SAR.

3. Pencarian korban terkendala cuaca

Tim bersiap mencari korban hanyut di Pantai Yeh Gangga, Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas Polres Tabanan)

Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, BPBD Tabanan, Polairud, serta unsur kepolisian dan masyarakat setempat terus melakukan penyisiran intensif di lokasi kejadian.

Komandan Tim (Dantim) Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Dudi Librana Marjaya, mengatakan kondisi cuaca menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Ombak yang masih tinggi, air laut dalam kondisi pasang, serta angin kencang menyulitkan tim dalam melakukan penyisiran optimal.

Editorial Team

Related Article