Potret Antrean Mudik di Pelabuhan Padang Bai-NTB

- Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai meningkat sejak 14 Maret 2026, ditandai dengan antrean panjang kendaraan dan penumpang menuju Pelabuhan Lembar, NTB.
- Jumlah keberangkatan kapal naik dari 13 menjadi 15 trip per hari, menandakan dimulainya arus mudik menjelang Lebaran dan Nyepi.
- Sebanyak 21 kapal dioperasikan selama periode mudik, sementara proses bongkar muat dipercepat menjadi sekitar 1,5 jam untuk mengurai antrean.
Karangasem, IDN Times - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem mengalami lonjakan sejak Sabtu malam, 14 Maret 2026. Antrean kendaraan dan penumpang juga terlihat cukup panjang di area pelabuhan, pada Minggu (15/3/2026).
Meski harus menunggu di bawah terik matahari, para calon penumpang yang hendak menuju Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap menunggu giliran naik kapal.
"Aktivitas penyeberangan sudah menunjukkan tanda-tanda awal arus mudik. Sampai puncaknya dalam beberapa hari ke depan," ujar Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padang Bai, I Ketut Sugiartono, Minggu (15/3/2026).
1. Jumlah trip kapal mulai meningkat

I Ketut Sugiartono mengatakan, peningkatan arus penumpang dapat dilihat dari peningkatan keberangkatan. Kapal yang melayani rute Padang Bai–Lembar pada hari-hari normal melakukan sekitar 13 kali trip keberangkatan per hari. Namun Sabtu (14/3/2026) kemarin, jumlah keberangkatan meningkat menjadi 15 trip.
"Peningkatan trip ini menunjukkan mulai adanya peningkatan arus penumpang saat momen mudik hari raya ini," ujar Sugiartono.
2. Proses bongkar muat kapal dipercepat

Untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan, proses bongkar muat kapal juga dipercepat. Jika sebelumnya proses tersebut memakan waktu sekitar 2,5 jam, kini dipangkas menjadi sekitar 1,5 jam agar arus kendaraan dan penumpang bisa lebih cepat terurai.
"Kami percepat bongkar muat, agar tidak ada antrean di pelabuhan," jelas Sugiartono.
3. Sebanyak 21 kapal disiapkan untuk melayani penyeberangan

Saat ini terdapat 26 kapal yang biasanya melayani rute Padang Bai-Lembar. Namun 5 kapal masih menjalani proses docking atau perawatan. Dengan kondisi tersebut, sebanyak 21 kapal dioperasikan untuk melayani penyeberangan selama periode mudik.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan di NTB terkait, kemungkinan penambahan armada jika diperlukan," ungkap dia.


















