Pxhere/ CC0 Public Photos
PW diketahui pernah tinggal di Bali dan bekerja di sektor swasta. PW dan SD sudah berpacaran sejak dua tahun lalu. Namun ketika hamil, PW hanya sekali mengunjungi SD dan pergi meninggalkannya.
"PW pernah datang ke tersangka kemudian pergi tak diketahui," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, kasus ini terungkap setelah seorang warga mencium bau busuk pada Minggu (21/7) sekitar 16.30 Wita. Setelah didekati ternyata ada mayat bayi telungkup. Pada hari yang sama, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa ada seorang mahasiswi perguruan swasta mengalami pendarahan. Polisi lalu mendatangi rumah tersangka dan menangkap SD di kosnya.
Tersangka mengaku bayi tersebut memang lahir dari rahimnya. Kejadiannya terjadi pada Jumat (19/7) sekitar pukul 10.30 Wita, di kala tersangka sedang mengikuti ujian di kampus. Ia merasakan perutnya sakit dan nyeri secara mendadak. Ia kemudian izin keluar dan pamit ke toilet. Saat itulah ia melahirkan bayi di toilet kampusnya. Namun karena menangis, bayi tersebut dibekap hingga tak bernyawa dan dibuang.