Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perahu Berisi 8 Nelayan Terbalik Diterjang Ombak di Nusa Lembongan
Tim Basarnas berupaya mengevakuasi 8 ABK yang perahunya terbalik saat diterjang ombak di perairan Nusa Lembongan. (Dok. istimewa)
  • Sebuah perahu nelayan berisi delapan awak terbalik akibat dihantam ombak besar di perairan Nusa Lembongan pada malam hari dengan kondisi laut gelap dan cuaca buruk.
  • Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, dan VTS Benoa segera melakukan pencarian intensif menggunakan RIB, menyisir area kejadian meski dalam keterbatasan cahaya.
  • Seluruh delapan nelayan berhasil ditemukan selamat sekitar 8,6 mil laut dari Pelabuhan Benoa dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan serta dijemput keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
14 April 2026

Perahu nelayan yang membawa delapan awak terbalik dihantam gelombang tinggi di perairan Nusa Lembongan pada malam hari. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan sekitar pukul 19.50 WITA dan segera mengerahkan tim penyelamat.

21.00 WITA

Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian dengan menyisir area laut dalam kondisi minim cahaya.

15 April 2026

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menjelaskan bahwa seluruh korban berhasil ditemukan selamat setelah bertahan dengan berpegangan pada perahu yang terbalik.

21.50 WITA

Tim SAR bersama delapan korban tiba dengan selamat di Pelabuhan Benoa, sekitar 8,6 mil laut dari lokasi kejadian, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah perahu nelayan terbalik setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Nusa Lembongan, menyebabkan delapan awak kapal harus diselamatkan oleh tim SAR gabungan.
  • Who?
    Delapan nelayan asal Denpasar bernama Wak Adin, Fahmi, Alpin, Ancung, Wak Pii, Boy, Aswin, dan Yondi; serta tim penyelamat dari Basarnas, Pos TNI AL Nusa Penida, dan VTS Benoa.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di perairan sekitar Nusa Lembongan, Bali. Para korban ditemukan sekitar 8,6 mil laut dari Pelabuhan Benoa sebelum dievakuasi ke pelabuhan tersebut.
  • When?
    Kecelakaan laut terjadi pada Selasa malam, 14 April 2026. Laporan diterima sekitar pukul 19.50 WITA dan pencarian intensif dimulai sekitar pukul 21.00 WITA.
  • Why?
    Kapal kehilangan keseimbangan setelah dihantam ombak besar saat melintas di perairan Nusa Lembongan dalam kondisi cuaca buruk dan gelapnya malam.
  • How?
    Para nelayan bertahan dengan berpegangan pada badan perahu yang terbalik hingga tim SAR tiba menggunakan Rigid Inflatable Boat untuk mengevakuasi mereka ke
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada perahu nelayan terbalik di laut Nusa Lembongan karena ombak besar saat malam. Di perahu itu ada delapan orang dari Denpasar. Mereka pegangan di perahu yang terbalik supaya tidak tenggelam. Tim penyelamat datang pakai kapal dan cari di laut gelap. Semua nelayan akhirnya ditemukan selamat dan dibawa ke pelabuhan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah situasi laut yang gelap dan berombak tinggi, keberhasilan tim SAR gabungan mengevakuasi delapan nelayan dalam keadaan selamat menunjukkan kesiapsiagaan dan koordinasi tanggap darurat yang efektif. Keteguhan para nelayan bertahan di perahu terbalik hingga bantuan tiba juga mencerminkan ketenangan dan daya juang luar biasa dalam menghadapi kondisi ekstrem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Klungkung, IDN Times - Sebuah perahu nelayan yang membawa delapan orang awak dilaporkan terbalik setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Nusa Lembongan, Selasa (14/4/2026) malam. Insiden ini sempat memicu kepanikan, mengingat kondisi laut gelap dan cuaca yang kurang bersahabat saat kejadian.

Peristiwa bermula saat perahu berangkat dari Pulau Serangan menuju perairan Nusa Penida untuk melaut. Informasi kecelakaan laut tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 19.50 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menyebut laporan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim penyelamat. "Saat melintas di sekitar Nusa Lembongan, kapal itu dihantam ombak besar hingga kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik," ujar I Nyoman Sidakarya, Rabu (15/4/2026).

1. Pencarian dilakukan di tengah gelapnya lautan

Tim Basarnas berupaya mengevakuasi 8 ABK yang perahunya terbalik saat diterjang ombak di perairan Nusa Lembongan. (Dok. istimewa)

Tim SAR gabungan bergerak cepat. Personel dari Unit Siaga SAR Nusa Penida bersama Pos TNI AL setempat langsung meluncur ke lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

Pencarian difokuskan di titik perkiraan kejadian dengan menyisir area laut dalam kondisi minim cahaya. "Sekitar pukul 21.00 WITA, tim mulai melakukan pencarian intensif," ungkapnya.

2. Korban bertahan dengan berpegangan di perahu yang telah terbalik

Tim Basarnas berupaya mengevakuasi 8 ABK yang perahunya terbalik saat diterjang ombak di perairan Nusa Lembongan. (Dok. IDN Times/isitmewa)

Hasilnya, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka diketahui bertahan dengan cara berpegangan pada badan perahu yang sudah terbalik sambil menunggu bantuan datang.

Adapun delapan nelayan yang selamat yakni Wak Adin, Fahmi, Alpin, Ancung, Wak Pii, Boy, Aswin, dan Yondi. Seluruhnya diketahui berasal dari Denpasar.

3. Posisi koban di 8,6 mil laut dari Pelabuhan Benoa

Tim Basarnas berupaya mengevakuasi 8 ABK yang perahunya terbalik saat diterjang ombak di perairan Nusa Lembongan. (Dok. IDN Times/isitmewa)

Lokasi penemuan korban berada sekitar 8,6 mil laut dari Pelabuhan Benoa. Setelah dievakuasi, seluruh nelayan langsung dibawa menuju pelabuhan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 21.50 WITA, tim SAR bersama delapan korban tiba dengan selamat di Pelabuhan Benoa. Para korban kemudian diistirahatkan di KN SAR Arjuna 229 sembari menunggu dijemput keluarga.

Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Pos TNI AL Nusa Penida, hingga VTS Benoa.

Editorial Team