Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Penderita Diabetes Usia Produktif di Indonesia Malas Cek Kesehatan

Penderita Diabetes Usia Produktif di Indonesia Malas Cek Kesehatan
ilustrasi cek glukosa darah (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
Intinya Sih
  • Rudy Cahyadi, Direktur PT Prodia Digital Indonesia (PRDI), mengungkapkan tingginya prevalensi diabetes di Indonesia, terutama pada usia produktif.
  • PRDI meluncurkan fitur Diabetes Care dalam aplikasi U by Prodia, yang memberikan solusi personalisasi untuk risiko diabetes dan perawatan kesehatan.
  • Fitur Diabetes Care memungkinkan pengguna untuk mengecek risiko diabetes, melakukan konsultasi dengan dokter spesialis, serta mendapatkan layanan personalisasi Health Plan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

IDN Times - Direktur PT Prodia Digital Indonesia (PRDI), Rudy Cahyadi mengungkapkan bahwa rata-rata penderita diabetes usia produktif di Indonesia malas mengecek kesehatannya. Kondisi tersebut membuat perusahaan pelayanan kesehatan dan kebugaran berinovasi melalui aplikasi.

Berdasarkan data yang dimilikinya, Rudy Cahyadi mengungkap, prevalensi diabetes di Indonesia terbilang tinggi 11,7 persen di tahun 2023, dibandingkan dengan prevalensi diabetes di dunia sebesar 10,6 persen dan di kawasan Asia Tenggara sebesar 8,8 persen pada tahun 2021.

Selain itu, imbuhnya, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan, bahwa terjadi kesenjangan perilaku pencarian pengobatan antara responden di usia produktif (18-59 tahun) dan di atas usia 60 tahun. Artinya, generasi produktif cenderung tidak memperhatikan kesehatan karena tingkat kesibukan yang tinggi.

“Penderita diabetes di usia produktif seringkali mengabaikan pengecekan kesehatan. Padahal deteksi dini penyakit, khususnya diabetes, bisa mencegah orang menderita penyakit tersebut," kata dia, Jumat (21/3/2025).

1. Kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan perusahaan menciptakan fitur kesehatan

Ilustrasi penderita diabetes (freepik.com/freepik)
Ilustrasi penderita diabetes (freepik.com/freepik)

Rudy menjelaskan, setiap individu memiliki keunikan dengan berbagai perbedaan fisik, gaya hidup, juga kebutuhan kesehatannya masing-masing. Hal itu pun menjadi salah satu pertimbangan PRDI meluncurkan fitur dalam aplikasi. 

Salah satunya, fitur Diabetes Care yang dirancang guna memberikan solusi yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. "Fitur ini memungkinkan pengguna (U-Friends)untuk mengetahui risiko diabetes, berbagai cara untuk mencegah komplikasi diabetes dan juga langkah-langkah awal yang harus dilakukan saat menjalani perawatan diabetes," terangnya.

2. Fitur Diabetes Care diciptakan sesuai kebutuhan penderita diabetes usia produktif

Fitur Diabetes Care (Dok.IDN Times/istimewa)
Fitur Diabetes Care (Dok.IDN Times/istimewa)

Lebih lanjut, dengan Diabetes Care yang tersedia di aplikasi U by Prodia misalnya, pengguna dari usia produktif bisa mendapatkan akses kesehatan terkait diabetes, lebih mudah, cepat dan tepat karena dipersonalisasi sesuai kebutuhan mereka. U-Friend akan mengikuti beberapa tahap saat mengakses fitur Diabetes Care.

Tahap pertama, diarahkan untuk mengecek risiko diabetes dengan mengambil tes Health Score yang tersedia dalam dua pilihan, yakni cek risiko secara gratis melalui aplikasi atau tes laboratorium berbayar untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

"Hasil Health Score ini akan menentukan perawatan yang tepat sesuai jenis risiko diabetes yang tersedia yaitu risiko rendah (low), rata-rata (average) dan tinggi (high)," jelasnya.

Pengguna akan diarahkan melalui rekomendasi langkah-langkah yang perlu dilakukan, mulai dari konsultasi live chat gratis dengan lebih dari 275 dokter spesialis dan dokter umum yang tersedia diaplikasi, evaluasi gaya hidup, hingga melakukan tes laboratorium khusus untuk diagnosa komplikasi diabetes melalui 18 tes pilihan.

3. Perawatan diabetes bersifat personal, pasien berbeda kebutuhan

ilustrasi tes gula darah dengan glukometer (pixabay.com/TesaPhotography)
ilustrasi tes gula darah dengan glukometer (pixabay.com/TesaPhotography)

Diabetes Care juga menyediakan layanan personalisasi Health Plan bagi penderita diabetes supaya menjalankan pola hidup yang sehat, diantaranya ada Simple Eat Smart - 3 Minggu, Prediabetes Meal Plan - 4 Minggu, dan Blood Sugar Meal Plan - 12 Minggu. Menurutnya, perawatan diabetes ini bersifat personal atau tidak bersifat satu perawatan untuk semua. Hal ini dikarenakan setiap pasien memiliki kebutuhan unik dengan pendekatan yang dipersonalisasi.

"Bagi yang berisiko tinggi, rekomendasi ditambah dengan penilaian status gizi badan dan aktivitas olahraga. Terdapat pula puluhan artikel kesehatan seputar diabetes yang dapat dibaca kapan saja dan dimana saja," terang konsultan live chat doctor khusus diabetes di aplikasi U by Prodia, dr. Juanita Olivia Tambunan.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ayu Afria Ulita Ermalia
Ita Lismawati F Malau
Ayu Afria Ulita Ermalia
EditorAyu Afria Ulita Ermalia

Latest News Bali

See More