Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemkab Godok Rencana Relokasi Warga Kusamba yang Terdampak Abrasi

IMG-20260130-WA0282.jpg
Rakortas rencana relokasi warga terdampak abrasi di pesisir Kusamba. (Dok. IDN Times/istimewa)
Intinya sih...
  • 9 rumah warga rusak berat akibat abrasi
  • Pemanfaatan dana BTT untuk relokasi dan hunian sementara
  • Bantuan diprioritaskan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Klungkung, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai mematangkan rencana relokasi bagi warga Desa Kusamba yang kehilangan tempat tinggal setelah abrasi hebat menerjang pesisir Pantai Monggalan. Langkah ini diambil menyusul rusaknya sejumlah rumah warga yang dinilai sudah tidak aman untuk dihuni.

Rencana relokasi tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi terbatas yang digelar di Kantor BPBD Klungkung, Jumat (30/1/2026).

Dalam pembahasan itu, pemerintah mengkaji pemanfaatan lahan milik Pemerintah Provinsi Bali seluas sekitar lima are, yang berada di sekitar kawasan TK Negeri Desa Kusamba sebagai lokasi pembangunan rumah bagi warga terdampak.

Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menyebut relokasi menjadi opsi penting untuk menjamin keselamatan warga yang selama ini tinggal di kawasan rawan abrasi.

"Namun rencana ini harus dilakukan secara terencana agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari," ungjap Tjokorda Gede Surya Putra, Jumat (30/1/2026).

1. Abrasi menyebabkan 9 rumah warga rusak berat

IMG-20260129-WA0100.jpg
Kondisi abrasi parah di Pantai Mongalan, Desa Kusamba. (Dok. IDN Times/istimewa)

Abrasi yang dipicu gelombang ekstrem pada 22 Januari 2026 lalu menyebabkan 12 kepala keluarga atau sekitar 45 jiwa terdampak langsung.

Dari total sembilan rumah yang rusak, tujuh di antaranya mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi layak ditempati, sementara dua rumah lainnya masih dihuni meski sempat terendam air laut.

2. Rencana pemanfaatan dana BTT

IMG-20260129-WA0099.jpg
Kondisi abrasi parah di Pantai Mongalan, Desa Kusamba. (Dok. IDN Times/istimewa)

Selain menyiapkan lahan relokasi, pemerintah daerah juga membuka peluang pemanfaatan dana Bantuan Tidak Terencana (BTT) untuk mendukung penanganan darurat, termasuk penyediaan hunian sementara serta kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.

"Kami juga mencari peluang, apakah bisa memanfaatkan dana BTT ini," ungkal Tjok Surya Putra.

3. Bantuan diprioritaskan untuk warga yang sama sekali tidak punya tempat tinggal pasca abrasi

IMG-20260129-WA0111.jpg
Kondisi abrasi parah di Pantai Mongalan, Desa Kusamba. (Dok. IDN Times/istimewa)

Di sisi lain, pemerintah desa diminta melakukan pendataan ulang terhadap warga yang masih memiliki lahan pribadi. Warga yang memiliki masih tanah sendiri, diarahkan untuk membangun kembali rumahnya di lokasi masing-masing dengan dukungan bantuan pemerintah.

Skema ini diharapkan dapat memprioritaskan lokasi relokasi bagi warga yang benar-benar kehilangan tempat tinggal dan tidak memiliki alternatif lahan aman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More

Pemkab Godok Rencana Relokasi Warga Kusamba yang Terdampak Abrasi

30 Jan 2026, 21:03 WIBNews