Program Energi Bersih Diusung untuk kegiatan G20. (Dok. IDN Times / istimewa)
Presiden ITS Indonesia, William P Sabandar, mengatakan ITS Indonesia sebagai platform pengembangan smart mobility dan ekosistem kendaraan listrik mendukung Pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam menyambut Presidensi G20 Indonesia di Bali.
Pemanfaatan kendaraan listrik sekaligus menjadi contoh bagaimana kendaraan listrik dapat menjawab isu iklim dan lingkungan. Khususnya, transisi ke energi bersih yang menjadi satu di antara beberapa topik pembahasan penting di Presidensi G20 Indonesia.
“Sebagai langkah konkret mendukung hal tersebut, ITS Indonesia menggalang para anggotanya dan mitra untuk melaksanakan sejumlah inisiatif kolaborasi dalam rangka mendorong percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Bali,” ungkapnya.
Para pengemudi Grab menjajal motor listrik yang dipesan Grab Indonesia kepada Viar Motor Indonesia. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Nota Kesepahaman bertajuk Kerja Sama Percepatan Kebijakan Transportasi Rendah Emisi di Provinsi Bali, antara ITS Indonesia dan WRI Indonesia disebut mencakup riset dan pengembangan sumber daya. Beberapa hal yang dituliskan dalam kesepakatan itu di antaranya adopsi sistem transportasi rendah karbon, bahasan mengenai inkubator teknologi dan transportasi berkelanjutan di Indonesia, termasuk di Provinsi Bali.
“Kami juga berharap kolaborasi ini akan menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menciptakan solusi pemanfaatan energi bersih dan pembangunan berkelanjutan,” papar Country Director, World Resources Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi.